Begini Kisah Tenaga Kesehatan PKM Suli Barat Sosialisasi Imunisasi MR

Perjalanan mereka lalui untuk menuju Sekolah Dasar (SD) Poringan yang berada di pelosok kecamatan tersebut.

Begini Kisah Tenaga Kesehatan PKM Suli Barat Sosialisasi Imunisasi MR
desy/tribunluwu
Tenaga medis PKM Suli Barat, Luwu, menyeberangi sungai menggunakan rakit untuk sosialisasi imunisasi MR di desa terpencil. 

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Tim Puskesmas (PKM) Suli Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, menyeberangi sungai menggunakan rakit untuk sosialisasi imunisasi MR yang telah dicanangkan sejak 1 Agustus.

Hal tersebut pasca putusnya jembatan gantung penghubung antar Desa Salubua dan Desa Kaili, Kecamatan Suli Barat, pada April lalu.

Perjalanan mereka lalui untuk menuju Sekolah Dasar (SD) Poringan yang berada di pelosok kecamatan tersebut.

Tak hanya itu, mereka yang tak satupun berjenis kelamin laki-laki menantang maut dengan melalui jalan setapak yang lebarnya satu meter bertebing atau jurang.

"Pasca putusnya jembatan ini kami menyebrang sungai pakai rakit. Ini perjalanan ke Desa Kaili dan Poringan dari PKM Suli Barat," ujar salah seorang perawat, Anha, kepada tribunluwu.com, Jumat (3/8/2018).

Biaya sewa rakit dikenakan Rp 10 ribu untuk perjalanan pulang pergi per orang bersama kendaraan.

Tak hanya itu, dikala musim hujan medan yang mereka dilalui semakin sulit karena jalan berlumpur.

Bahkan ia kerap menggunakan motor bebek yang dimodifikasi dengan menggunakan ban bergerigi, agar ban motor tidak slip saat menanjak atau melalui penurunan.

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help