Bantu Pondok Pesantren, Dewan Pembina Forbike Luwu Utara Sumbang Rp 2 juta

Salah satu yang menyumbang adalah Dewan Pembina Forbike Luwu Utara Muh Fauzi, berupa uang Rp 2 juta.

Bantu Pondok Pesantren, Dewan Pembina Forbike Luwu Utara Sumbang Rp 2 juta
handover
Syahruddin Ucok (kanan) menerima bantuan dari Muh Fauzi, Rabu (16/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Forum Bikers (Forbike) tengah melakukan penggalangan dana untuk pengembangan Pondok Pesantren Imam Syafei di Desa Bone Subur, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Salah satu yang menyumbang adalah Dewan Pembina Forbike Luwu Utara Muh Fauzi, berupa uang Rp 2 juta.

Sumbangan itu diterima Ketua Umum Forbik Luwu Utara, Syahruddin Ucok, di Warkop Bengkel, Masamba, Rabu (16/5/2018). "Bantuan ini sangat patut kita syukuri," kata Ucok via rilis yang diterima tribunlutra.com.

Fauzi yang juga ketua DPD Golkar Luwu Utara turut mengapresiasi bikers dalam melakukan penggalangan dana sejak beberapa hari terakhir.

Baca: Iqbal Parewangi Sumbangkan Gajinya untuk 33 Guru Ngaji di Jeneponto

Baca: Panwaslu Pangkep Akan Awasi Sumbangan Cagub di Bulan Ramadan

"Abang (Fauzi) juga siap hadir menyaksikan penyerahan dana yang dilakukan Forbik saat Ramadan nanti bersama para biker, sekaligus bisa melihat kondisi Pondok Pesantren," katanya.

Penggalangan dana juga dilakukan bikers lewat bazar peduli umat, penggalangan di kantor pemerintah/swasta, pengusaha/badan usaha, di pasar-pasar rakyat dan masyarakat umum lewat penggalangan dana di jalanan poros Masamba dan Bone-bone.

"Forbike hanya memfasilitasi sedekah dari masyarakat yang selanjutnya akan diserahkan ke Pondok Pesantren berikut nama pemberi sedekah," tuturnya.

Sebagai gambaran santri Pondok Pesantren Imam Syafei Bone Subur, umumnya dari Desa Batu Alang, Teteuri dan Desa Bone Subur.

Saat ini berjumlah 30 orang santri, dengan kondisi ruang belajar terbuka beratap rumbia, berdinding seng dan papan dan berlantaikan semen kasar sebanyak 3 ruang belajar serta satu bangunan permanen untuk pemondokan para santri.

Luas lahannya sekitar satu kapling dan membutuhkan perluasan areal sebagai tempat penyediaan sarana dan prasarana belajar serta bangunan belajar yang layak.(*)

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help