NH Aziz

Warga Palopo Lebih Dukung NH-Aziz, Ini Buktinya

Termasuk di basis yang diklaim sebagai basis kandidat lawan, dukungan kepada duet nasionalis-religius ini semakin kokoh.

Warga Palopo Lebih Dukung NH-Aziz, Ini Buktinya
HANDOVER
Tim Perempuan Pejuang NH-Aziz menggelar kampanye dialogis di Kelurahan Lebang, Kota Palopo, Sabtu (5/5/2018) kemarin. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel, Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar terus mendapat dukungan dari warga Sulsel.

Termasuk di basis yang diklaim sebagai basis kandidat lawan, dukungan kepada duet nasionalis-religius ini semakin kokoh.

Luwu yang merupakan daerah pemerintahan Andi Mudzakkar sebagai bupati dua periode juga tak luput dari besarnya dukungan kepada NH-Aziz.

Andi Mudzakkar juga maju pada Pilgub Sulsel berpasangan dengan Ichsan Yasin Limpo.

Begitu pula dengan daerah tetangganya, Palopo.

Baca: Tolak Pemimpin Dinasti dan Gemar Pencitraan, Warga Tana Toraja Pilih NH-Aziz

Sejumlah warga terang-terangan mengungkapkan dukungannya, seperti saat Tim Perempuan Pejuang NH-Aziz menggelar kampanye dialogis di Kelurahan Lebang, Kota Palopo.

Salah satu warga Lebang, Damaris menuturkan dukungannya kepada NH-Aziz.

Ia meyakini, sosok kedua kandidat ini mampu memberikan perubahan yang lebih baik demi kesejahteraan masyarakat Sulsel.

"Kami tetap bersama NH-Aziz, karena hanya NH-Aziz yang kami yakini mampu mewujudkan janji-janji politiknya. Lebih dari itu, program-program NH-Aziz mampu menjawab permasalahan mendasar masyarakat kecil seperti kami ini," jelasnya via rilis, Minggu (6/5/2018).

Baca: Fatmawati RMS: NH-Aziz, Pasangan Pemimpin Idaman Masyarakat Sulsel

Ketua TPP NH-Aziz, Sabriati Aziz menegaskan, tim pemenangannya terus konsisten dalam memperjuangkan pemenangan kandidat usungan.

Sosialisasi terus dilakukan agar masyarakat dapat mengetahui secara cermat program yang dicanangkan.

"Memilih NH-Aziz adalah solusi atas ketimpangan kebijakan pemerintah selama ini. Fokusnya adalah mengatasi permasalahan, mulai dari pemberian keleluasaan para cukong-aseng menguasai ekonomi, sampai masalah kesehatan dan pendidikan yang cenderung prosedural-eksploitatif," ucapnya.(*)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved