Ada Fee Proyek Pohon Ketapang Masuk ke Badan Keuangan? Ini Penjelasan Polda Sulsel

Kendati demikian, Dicky memastikan pihaknya tentu akan menelusuri semua bukti bukti baru

Ada Fee Proyek Pohon Ketapang Masuk ke Badan Keuangan? Ini Penjelasan Polda Sulsel
DARUL AMRI
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Kombes Pol Dicky Sondany mengaku belum mendapatkan informasi terkait dugaan fee proyek pengadaan pohon Ketapang ke Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BKPD) Kota Makassar.

Fee proyek sebesar 30 persen diduga disetor ke Badan Keuangan dibeberkan oleh Mantan Kepala Bidang Humas Po Mantan Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar, Gani Sirman saat menggelar konferensi pers.

Jump pers diadakan di Rumah Makan Rawit, Jl Letjen Hertasning, Makassar, Sulsel, Minggu (15/4/2018). Turut dihadiri sejumlah wartawan.

"Saya belum mendapat informasi itu. Dan sampai saat ini belum ada penyampaian dari penyidiknya," kata Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondany, Minggu (15/04/2018).

Kendati demikian, Dicky memastikan pihaknya tentu akan menelusuri semua bukti bukti baru, baik dari keterangan saksi, tersangka ataupun bukti di lapangan.

"Pasti kita akan pelajari, tapi sampai saat ini belum dapat informasi, jadi saya tidak bisa komentar lebih jauh," kata perwira tiga bunga ini.

Gani Sirman menjelaskan sebelum proyek pohon ketapang jalan, sudah ada komitmen fee proyek untuk masuk ke balai kota Makassar.

Fee proyek ini masuk ke Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BKPD) Kota Makassar.

"Saya sudah sampaikan ini dalam pemeriksaan beberapa waktu lalu, penyetoran fee 30 persen melalui Kasubag Keuangan Dinas Lingkungan Hidup," katanya.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help