Tega Habisi Nyawa Tante Sendiri di Bulukumba, Begini Pengakuan FA
Pelaku berinisial FA mengaku melakukan perbuatannya tersebut lantaran sakit hati.
Penulis: Firki Arisandi | Editor: Hasriyani Latif
Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi
TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Pelaku pembunuhan seorang nenek bernama Basse (75) di Dusun Timbula, Desa Bontotanga, Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan telah diamankan Sat Reskrim Polres Bulukumba, Selasa (20/3/2018).
Pelaku berinisial FA mengaku melakukan perbuatannya tersebut lantaran sakit hati. Korban diketahui bekerja sebagai rentenir. Mayat korban ditemukan Minggu (18/3/2018) malam setelah dibunuh oleh FA pada Kamis (16/3/2018).
FA menyebutkan, saat melakukan aksinya, korban sempat menggigit tangannya. "Kugigit-ki karena nagigitka juga. Saya sudah tidak bisa tahan mendengar kata-kata yang ia lontarkan selama ini," ujarnya.
Baca: Anak Kandung Diduga Terlibat Pembunuhan Wanita Tua di Bontotiro Bulukumba
Baca: Anak Kandung Diduga Terlibat Pembunuhan Wanita Tua di Bontotiro Bulukumba
Setelah itu, kata FA, dirinya memutuskan mengambil sebilah pisau yang ada disekitar tempat kejadian perkara (TKP). Itu dilakukan karena dirinya sudah tidak bisa menahan sakit hati yang telah lama ia pendam.
"Lamami dia kasi beginika, lainmi pikiranku. Kapanpi ini berakhir penderitaanku. Kasar sekali memang sama saya," jelas FA.
FA mengaku bahwa korban tak lain adalah kerabatnya sendiri. "Tanteku-ji, saudaranya bapakku," ujarnya.
Dalam peristiwa tersebut, anak kandung korban berinisial AK juga turut diamankan Sat Reskrim Polres Bulukumba, karena diduga ikut terlibat dalam peristiwa tersebut.
Kini keduanya telah diamankan di Mapolres Bulukumba untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(*)