BPBD Enrekang Bersihkan Material Longsor di Bungin

Warga dan petugas BPBD juga bergotong royong memperbaiki drainase yang tersumbat oleh lumpur dan material.

BPBD Enrekang Bersihkan Material Longsor di Bungin
m azis albar/tribunenrekang.com
Pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Bungin, Baruka dan Sawitto, Kecamatan Bungin, masyarakat bersama BPBD Enrekang melakukan pembersihan lokasi bencana. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, BUNGIN - Pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Bungin, Baruka dan Sawitto, Kecamatan Bungin, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, masyarakat bersama BPBD Enrenang telah melakukan pembersihan lokasi bencana.

Pembersihan dilakukan dengan memenurunkan alat berat berupa eskavator untuk mengangkat material yang menutupi badan jalan.

Warga di tiga desa tersebut membersihkan lumpur yang merendam pemukiman, serta material longsor dari badan jalan dengan menggunakan alat berat eskavator.

Selain itu, warga dan petugas BPBD juga bergotong royong memperbaiki drainase yang tersumbat oleh lumpur dan material.

Baca: Curah Hujan Tinggi, Beberapa Ruas Jalan di Desa Bungin Enrekang Tertimbun Longsor

Sementara korban yang rumahnya terseret arus banjir, Loto (65) bersama istri dan dua anaknya, masih diungsikan kerumah keluarganya. Rumah mereka belum bisa ditinggali karena mengalami kerusakan parah.

Dinding rumahnya terkelupas dan bagian pembatas di dalam rumah hancur. Begitupun dengan lumpur setinggi lutut di bagian dalam rumah belum dibersihkan.

Sementara, satu keluarga juga masih ikut diungsikan karena rumah mereka sudah sangat rawan longsor. Rumah tersebut milik Syamsul (40).

“Untuk mencegah korban jiwa jika sewaktu-waktu terjadi longsor susulan, maka tidak ada jalan lain mereka harus diungsikan. Bahkan, besar kemungkinan rumah tersebut akan dipindahkan,” kata Kasi Rehabilitasi BPBD Enrekang, Usman kepada TribunEnrekang.com, Senin (12/3/2018).

Baca: Begini Cara BPBD Enrekang Tangani Longsor di Desa Batu Noni Anggeraja

Banjir bandang dan longsor di tiga desa tersebut, terjadi pada 8 Maret lalu. Satu rumah serta satu motor hanyut terbawa arus. Selain itu, puluhan hektar padi siap panen terendam air.

Untuk itu, Kepala Pelaksana BPBD Enrekang, Benny Manjsur mengharapkan, perbaikan dan pemebersihan tersebut sudah mampu membuka akses jalan yang tertutup sejak Kamis lalu.

“Mudah-mudahan peembersihan sudah rampung segera, sehingga akses masyarakat di tiga desa yang ada di Kecamatan Bungin bisa lancar,” ujar Benny Manjsur.

Ia juga menghimbau kepada warga yang ada di tiga desa tersebut, untuk tetap waspada jika hujan turun, karena bencana banjir dan longsor masih mengintai.(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help