Begini Cara BPBD Enrekang Tangani Longsor di Desa Batu Noni Anggeraja

Longsor tersebut menyebabkan jalan dan tebing serta tanah pemukiman warga bergeser sepanjang 50 meter

Begini Cara BPBD Enrekang Tangani Longsor di Desa Batu Noni Anggeraja
HANDOVER
Hujan deras yang terus mengguyur sejumlah wilayah Enrekang beberapa hari terakhir mengakibatkan bencana longsor di Desa Batu Noni, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ANGGERAJA-Hujan deras yang terus mengguyur sejumlah wilayah Enrekang beberapa hari terakhir mengakibatkan bencana longsor di Desa Batu Noni, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang.

Longsor tersebut menyebabkan jalan dan tebing serta tanah pemukiman warga bergeser sepanjang 50 meter dan dengan ketinggian berkisar antara 5 hingga 15 meter.

Sehingga kendaraan roda empat sudah tidak bisa melalui jalan penghubung antar desa tersebut.

Bahkan enam rumah warga terancam ambruk akibat dari longsor tersebut.

Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Enrekang mulai melakukan penanganan bencana longsor tersebut.

Kasi Rekonstruksi BPBD Enrekang, Usman, pihaknya bersama warga setempat, telah melakukan penimbunan dan pemasangan krip dari bambu yang dipancang sepanjang tebing.

“Kita juga mendata kerugian yang ditimbulkan dan BPBD bersama masyarakat sudah menimbun lokasi kejadian. Sudah ada 40 truk timbunan,” katan Usman kepada TribunEnrekang.com, Jumat (9/3/2018).

Selain itu, Usman menjelaskan, pihaknya bersama masyarakat sudah membuat drainase atau saluran air pada kedua sisi jalan, meski belum berfungsi dengan baik.

Tapi diharapkan cara tersebut dapat mengurangi dan mencegah efek bencana longsor di wilayah tersebut.

"Kita berharap, dengan penanganan seperti itu bisa efektif mencegah terjadinya longsor susulan," ujarnya.

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help