Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

360 Santri Bakal Ikut Lomba Baca Kitab Kuning

Kegiatan MQK ini juga diharapkan menjadi ajang silaturrahim antar santri dan pondok pesantren se Sulsel.

Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Anita Kusuma Wardana

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulsel akan menyelenggarakan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) atau lomba baca kitab Kuning dan Debat Bahasa Arab antar Pondok Pesantren se Sulsel, di Hotel Sahid Jaya Makassar, 3-5 Oktober 2017. 

Kegiatan ini untuk menggali pemahaman para santri melalui kitab kuning yang selama ini menjadi kitab referensi dalam pengkajian ajaran agama Islam sebagai warisan para ulama hingga kini masih terpelihara di pondok pesantren.

M Tonang, Kasi Pendidikan Diniyah Formal dan Kesetaraan Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Sulsel, mengatakan kegiatan ini juga untuk mempersiapkan para kader ulama yang memiliki pemahaman ajaran paripurna melalui pengkajian kitab asli khazanah keilmuan Islam.

Kegiatan MQK ini juga diharapkan menjadi ajang silaturrahim antar santri dan pondok pesantren se Sulsel.

Pada kegiatan MQK VI tahun 2017 ini akan memperlombakan 10 kitab kuning terbagi pada kategori Nahwu (tata bahasa Arab) tiga kitab, Fiqh 3 kitab, tafsir 1 kitab, akhlaq 2 kitab dan Tarikh (sejarah islam) 1 kitab.  Selanjutnya debat bahasa Arab tingkat Ulya (tingkat MA). 

MQK tingkat propinsi tahun 2017 ini akan diikuti sekitar 360 santri mulai dari tingkat Ula (MI), Wustha (MTs) dan Ulya (MA) dari 21 Kabupaten /Kota di sulsel. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved