Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Persakmi Sulsel Gelar Pelatihan Nasional Untuk Wujudkan Kota Sehat

Pelatihan Healthy Cities tersebut diikuti oleh utusan dari 24 Kabupaten dan Kota di Sulawesi Selatan serta utusan dari Jogja, Semarang, Kalimantan Tim

Penulis: Hasrul | Editor: Ina Maharani
HANDOVER
Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Sulsel gelar Pelatihan Nasional Pengembangan Kapasitas Healthy Cities Kabupaten dan Kota di Indonesia. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Sulsel gelar Pelatihan Nasional Pengembangan Kapasitas Healthy Cities Kabupaten dan Kota di Indonesia.

Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari, Kamis-Sabtu (11-13/5/2017) tersebut dipusatkan di Hotel Yasmin, Jl Jampea, No 5 Pattunuang, Makassar untuk pemberian materi kepada peserta.

Selanjutnya untuk kunjungan lapangan pada hari, Sabtu (13/5/2017) akan dipusatkan di dua tempat yaitu di salah satu RT di Kelurahan Makkio Baji Makassar dan di Pusat Pengolahan Sampah di daerah Toddopuli Makassar.

"Selama pelatihan peserta akan menerima materi tentang Healthy Cities dan juga kunjungan lapangan, dimana peserta akan kita bawah ke tempat pengolahan sampah di daerah Toddopuli dan di Kelurahan Makkio Baji," ungkap Ketua Persakmi Sulsel, Sukri Palutturi SKM MKes MScPH PhD, Kamis (11/5/2017).

Pelatihan Healthy Cities tersebut diikuti oleh utusan dari 24 Kabupaten dan Kota di Sulawesi Selatan serta utusan dari Jogja, Semarang, Kalimantan Timur, Papua, dan Sulawesi Tengah.

Sukri Palutturi menegaskan bahwa Persakmi melalui pelatihan tersebut mengajak kepada masyarakat pada umumnya untuk bersama-sama membangun Kota yang sehat, aman dan nyaman untuk semua.

"Pelatihan ini menjadi sangat penting sebagai bentuk tanggungjawab kita untuk melihat dan mewujudkan kota-kota yang aman, nyaman dan sehat bagi semua elemen masyarakat," kata Sukri Palutturi.

"Untuk mewujudkan kota yang aman, nyaman dan sehat memang dibutuhkan kolaborasi semua stockholder bukan hanya tenaga kesehatan," lanjut Sukri Palutturi menggambarkan cara mewujudkan kota yang aman nyaman dan sehat.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved