Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Diler Khawatir Bunga Kredit Naik

Kebijakan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan atau BI rate

Tayang:
Penulis: Hasriyani Latif | Editor: Muh. Taufik
MAKASSAR,TRIBUN-TIMUR.COM- Kebijakan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan atau BI rate sebanyak 25 basis poin (bps) atau dari 5,75% menjadi 6%, menyimpan kekhawatiran tersendiri bagi para diler mobil yang ada di Makassar.

Daihatsu, misalnya. Menurutnya, disaat perbankan melakukan penyesuaian atas BI rate, penjualan akan terkena imbas. Penjualan diprediksi menurun satu hingga dua bulan pasca-bunga kredit mengalami kenaikan.

"Dibanding kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), kami lebih khawatir dengan kenaikan BI rate. Apalagi 80 persen penjualan kendaraan itu dengan cara kredit," kata Kepala Wilayah PT Astra International Tbk Daihatsu untuk Indonesia Bagian Timur (IBT), Kroda Kalantara, di Makassar, Senin (17/6/2013).

Meski demikian, kata Bang Kroda, penjualan tidak akan merosot tajam. Hal ini karena ada faktor lain yang bisa meningkatkan penjualan yakni dengan hadirnya mobil murah Daihatsu Ayla.

"Di satu sisi ada yang membuat turun, tapi disisi lain ada yang menambah penjualan. Mudah-mudahan Ayla bisa dilepas dipasaran secepatnya," ujarnya.

Pihak diler mobil Proton di Makassar, PT Pro Sadira Edar Makassar, juga punya kekhawatiran yang sama.

Head Division Marketing PT Pro Sadira Edar Makassar, Hisbullah Akib, menuturkan, jika pihak perbankan melakukan penyesuaian bunga, akan memberikan dampak terhadap penjualan mobil.

"Otomatis akan turun jika bunga kredit naik. Meski itu sifatnya sementara. Agar penjualan tidak turun drastis, kami akan menyiapkan strategi paket-paket spesial kepemilikan mobil," katanya. (*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved