Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pianis Dunia Ananda Sukarlan Hadir di Makassar

Pianis kenamaan Indonesia yang kini telah mendunia, Ananda Sukarlan

Tayang:
Penulis: Anita Kusuma Wardana | Editor: Muh. Taufik
MAKASSAR,TRIBUN-TIMUR.COM - Pianis kenamaan Indonesia yang kini telah mendunia, Ananda Sukarlan bakal mengisi Seminar dan Masterclass bertajuk "Musik yang Edukatif dan Imajinatif". Event yang digelar Grazioso Music School ini akan diadakan sejak Jumat (10/5) hingga Minggu (12/5/2013) mendatang.

Pianis yang kini menetap di Spanyol tersebut bakal memberikan pemahaman kepada orang tua bahwa bermain musik yang ditekuni anak mereka tidak boleh ada unsur paksaan. Selain itu, ia akan membangkitkan imajinasi anak-anak di Makassar dalam bermusik.

"Dalam bermain musik, sang anak harus enjoy tidak boleh merasa terbebani dengan obsesi orang tua yang menginginkan anak mereka menguasai alat musik tertentu,"kata Ananda Sukarlan dalam konferensi Pers di Grazioso Music School, Jl Ince Nurdin, Makassar.

Ia melihat potensi anak-anak di Makassar dalam bermusik sangatlah besar, seperti saat ia menyaksikan 45 murid Grazioso Music School tampil memainkan piano dan cello dalam acara Home Concert yang digelar sekali dalam dua bulan, Kamis (9/5).

"Saya melihat mereka punya potensi yang sangat besar, walaupun masih saja ada yang kelihatan tidak enjoy bermain musik,"ungkapnya.

Pianis dengan spesialisasi musik klasik ini juga akan sharing tentang pendidikan musik bagi kaum disabilitas. Menurutnya, musik juga dapat digunakan untuk perbaikan masyaraka.

Ia juga menganggap saat ini masih banyak orang yang berpikir, musik hanya dapat dijadikan sebagai hobi, padahal musikus bisa menjadi profesi yang serius.

Kehadirannya di Indonesia seperti Makassar, Yogyakarta dan Jakarta akan ia manfaatkan untuk berbagi karena ia masih sering melihat situasi pendidikan musik di Indonesia banyak dieksploitasi hanya untuk sekadar materi.

Sementara itu, Direktur Grazioso Music School, Eveline mengatakan ia sengaja mendirikan sekolah musik karena peduli akan pendidikan musik di Makassar.

"Saya serius dalam mengelola sekolah musik ini yang sudah berjalan selama tiga tahun. saya juga menganggap tidak boleh ada eksploitasi terhadap anak dalam hal bermusik,"ungkapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved