Ternyata, PCC Wahidin Tak Punya Pemadam Api
Saat kebakaran terjadi semua pasien yang berada dalam PCC RSUD Wahidin dievakuasi ke bangunan RSU Wahidin.
Tayang:
Penulis: Hasan Basri | Editor: Ina Maharani
MAKASSAR, TRIBUN TIMUR, Com -- Kebakaran di Private Care Center (PCC)
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wahidin Sudiro Husodo JL Perintis
Kemerdekaan, Makassar, menghanguskan dua ruangan milik rumah sakit
sekaligus, Sabtu (19/4) sekitar pukul 23.00 wita.
Meski tidak ada korban jiwa, namun dalam peristiwa tersebut menghanguskan sejumlah barang berharga milik RSU Wahidin berupa arsip dan berkas lainnya, serta meja dan AC juga ikut terbakar.
Informasih yang dihimpun Tribun Timur.com, kebakaran yang terjadi baru bisa dipadamkan satu jam pasca kejadian. Sekitar sembilan mobil pemadam kebakaran diturunkan.
Saat kebakaran terjadi semua pasien yang berada dalam PCC RSUD Wahidin dievakuasi ke bangunan RSU Wahidin.
Namun dalam evakuasi tersebut beberapa pasien mengalami shoch lalu dimasukan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD)
Hal itu dipaparkan salah seorang keluarga pasien yang ditemui di PCC RSU Wahidin, Sabtu (20/4/2013).
M Ali mengatakan, saat terjadi kebakaran, suasana sangat kacau. Keluarga pasien kalang kabut dan paniik sementara pasien shock. Olehnya anaknya yang sedang di rawat terpaksa dilarikan ke ruang ICU.
"Beberapa pasien langsung shock, termasuk anak saya Muh Syukur yang mengalami kejadian ini," kata M ALi saat ditemui di PCC RSU Wahidin.
Menurutnya, pihak rumah sakit sangat lamban dalam mengatasi kebakaran. Parahnya, rumah sakit tidak memiliki tabung pemadam api.
"Satpam hanya mondar mandir tanpak berbuat apa-apa," jelasnya.
Kepala Bidang Humas RSUD Wahidin, dr Ilham, mengatakan, kebakaran terjadi didugan korsleting listri, Namun mereka belum mengetahui penyebab pastinya.
Meski tidak ada korban jiwa, namun dalam peristiwa tersebut menghanguskan sejumlah barang berharga milik RSU Wahidin berupa arsip dan berkas lainnya, serta meja dan AC juga ikut terbakar.
Informasih yang dihimpun Tribun Timur.com, kebakaran yang terjadi baru bisa dipadamkan satu jam pasca kejadian. Sekitar sembilan mobil pemadam kebakaran diturunkan.
Saat kebakaran terjadi semua pasien yang berada dalam PCC RSUD Wahidin dievakuasi ke bangunan RSU Wahidin.
Namun dalam evakuasi tersebut beberapa pasien mengalami shoch lalu dimasukan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD)
Hal itu dipaparkan salah seorang keluarga pasien yang ditemui di PCC RSU Wahidin, Sabtu (20/4/2013).
M Ali mengatakan, saat terjadi kebakaran, suasana sangat kacau. Keluarga pasien kalang kabut dan paniik sementara pasien shock. Olehnya anaknya yang sedang di rawat terpaksa dilarikan ke ruang ICU.
"Beberapa pasien langsung shock, termasuk anak saya Muh Syukur yang mengalami kejadian ini," kata M ALi saat ditemui di PCC RSU Wahidin.
Menurutnya, pihak rumah sakit sangat lamban dalam mengatasi kebakaran. Parahnya, rumah sakit tidak memiliki tabung pemadam api.
"Satpam hanya mondar mandir tanpak berbuat apa-apa," jelasnya.
Kepala Bidang Humas RSUD Wahidin, dr Ilham, mengatakan, kebakaran terjadi didugan korsleting listri, Namun mereka belum mengetahui penyebab pastinya.