Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Daftar Pejabat Makassar yang Bakal Dicopot

Mutasi pejabat struktural eselon lingkup Pemkot Makassar akan digelar secara bertahap.

Tayang:
Penulis: Edi Sumardi | Editor: Edi Sumardi
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Mutasi pejabat struktural eselon lingkup Pemkot Makassar akan digelar secara bertahap. Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Kota Makassar dan wali kota memprioritaskan untuk memutasi pejabat eselon yang berkasus hukum. Kasus paling menonjol adalah pungutan liar atau pungli, kasus pidana lain, hingga menyandang status tersangka.

Pejabat pungli juga paling banyak dilaporkan dan dikeluhkan warga, termasuk instansi. “Pungli  telah memperburuk citra pemerintahan di Makassar. Kami di baperjakat telah berkomitmen untuk mencopot pejabat pungli dan berkasus,” kata Sekretaris Baperjakat, Muh Kasim Wahab, Minggu (17/3/2013).

Pungli di Makassar berulang kali mendapatkan sorotan dari Ombudsman RI dan Komisi Pemberantasan Korupsi. Aksi para oknum pejabat yang terlibat terekam kamera tersembunyi. Kasim mengatakan, baperjakat telah memiliki catatan pejabat terlibat pungli. Mulai dari tingkat pemerintahan kelurahan, kecamatan, dan instansi lain pemberi layanan publik, semisal dinas dan kantor.

pungli:
* Camat Bontoala, Supardi A Syam
* Camat Mamajang, Haeruddin
* Camat Tamalate, Ferdi A Amin
* Sekcam Manggala, Anshar Umar

kasus lain:
* Camat Tamalate, Ferdi A Amin (kasus sengketa tanah)
* Camat Mariso, Andi Amir Idrus (kasus reklamasi pantai)

tersangka:
* Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Makassar, Ismounandar (korupsi proyek irigasi di Pangkep)
* Lurah Tamalanrea Indah (nonaktif), M Touchid Mansur

instansi pungli (data dari Ombudsman RI):
* Kantor Pelayanan Administrasi Perizinan Kota Makassar
* RS Umum Daya
* Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Makassar

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved