pilwali makassar
Adil-Busrah Tak Di Survey Gerindra
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Makassar hanya akan mensurvey
Ketua Desk Pilkada Gerindra Kota Makassar, Ansar Manrulu mengatakan, dari sembilan bakal calon yang mengambil formulir hanya tujuh orang yang mengembalikan formulir yakni Dewie Yasin Limpo, Idris Manggabarani, Annar Sampetoding, Husein Abdullah, Apiaty Amin Syam, Isradi Zainal,dan Andi Kilat Karaka.
"Hanya tujuh nama itu yang mengembalikan formulir
pendaftaran hingga batas akhir yang telah ditentukan," kata Ansar, Jumat
(15/3/2013).
Namun, dari tujuh nama yang mengembalikan formulir pendaftaran tidak
semuanya juga akan secara otomatis akan disurvey oleh Gerindra.
Menurut
Ansar, ketujuh nama yang mengembalikan formulir masih harus melengkapi
berkas pendaftaran. Beberapa diantaranya masih belum melengkapi
persyaratan administrasi secara utuh. Proses pelengkapan berkas masih
dibuka hingga beberapa hari kedepan.
"Saat ini telah masuk pada tahapan pemeriksaan berkas calon yang
mengembalikan berkas. Kami memberi kesempatan untuk memperbaiki berkas. Kalau ada yang tidak lengkap akan digugurkan. Karena keseriusan kandidat
dapat kami lihat dari persyaratan administrasi yang harus dipenuhi.
Kami tidak akan main-main untuk berkas ini," ujar Ansar.
Ansar menyatakan, dari beberapa persyaratan administrasi yang harus
dipenuhi, persyaratan yang paling krusial adalah pernyataan dukungan
dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra di Kota Makassar. Setiap
bakal calon harus mendapatkan dukungan dari dua PAC Gerindra.
"Masih
ada belum yang mendapatkan rekomendasi dari dua PAC dan itu harus
dimasukkan," jelas Ansar.
Setelah memenuhi seluruh persyaratan administrasi, bakal calon yang
mendaftar di Partai Gerindra baru akan dipertimbangkan untuk diikutkan
pada tahapan survey. Gerindra akan menggandeng lembaga survey untuk
menentukan bakal calon wali kota. Namun, Ansar enggan membeberkan
lembaga survey yang bakal digandeng oleh Gerindra untuk melihat
popularitas dan elektabilitas bakal calon.
Ansar menuturkan, Gerindra akan melakukan survey akhir bulan ini.
"Mungkin akhir bulan ini sudah ready. Hasil survey yang menentukan siapa
yang akan ditetapkan sebagai bakal calon lalu akan dikirim ke DPD.
Kemungkinan kita andalkan survey sendiri," pungkas Ansar. (*)