Citizen Reporter
Berbisnis Lewat Penerbitan
Berbisnis Lewat Penerbitan
Penulis: CitizenReporter | Editor: Muh. Irham
TRIBUN-TIMUR.COM - Menjadi penulis atau menggeluti bisnis penerbitan memiliki prospek yang sangat menjanjikan, asal ditekuni secara profesional. Mereka yang menggeluti kewirausahaan di bidang penulisan yang dikenal dengan istilah writerpreneur juga bisa mendulang rupiah yang tidak sedikit.
Demikian ujar Bahtiar Adnan Kusuma, penggiat buku di Makassar yang telah menulis ratusan judul buku pada acara seminar kewirausahaan "Writerpreneur, Menangkap Peluang Bisnis dengan Menulis" yang dilaksanakan Makassarpreneur di La Macca Hotel, Sabtu (21/4/2012).
Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Sulsel ini menekankan pentingnya pengalaman dan keterampilan menulis, dibarengi pengetahuan manajemen bisnis dalam menekuni bisnis penerbitan."Sebelum menerbitkan buku, harus sudah jelas segmentasi, target dan positioning buku yang akan diterbitkan," ujarnya.
Acara seminar ini sebelumnya dibuka pembina Makassarpreneur, Mukhtar Tahir yang memberikan respon positif pelaksanaan acara. Menurut Mukhtar Tahir yang juga Kabag Humas Pemkot Makassar, berwirausaha khususnya wirausaha penulisan merupakan alternatif pengembangan potensi pemuda yang harus digalakkan serta bagian dari bisnis kreatif. "Menulis buku adalah perwujudan karya intelektual yang harusnya diapresiasi,"tandasnya
Seminar kewirausahaan yang digelar Makasarpreneur ini dihadiri 150 orang peserta dan merupakan rangkaian dari acara Forum Wirausaha Makassar (FWM) 20102. Hadir pula narasumber penulis muda Makassar, Adiwijaya yang memberikan motivasi menulis pada peserta. Ketua sekolah pena dakwah (SNADA) Makassar ini menggugah peserta untuk menulis dengan penuh idealisme untuk membangun peradaban.
"Peradaban dibangun dengan darah dan tinta, kalau anda saat ini belum bisa jadi syuhada, maka jadilah penulis untuk membangun peradaban sebagaimana tokoh-tokoh dunia," ujarnya. Adiwijaya juga berbagi kiat-kiat praktis dalam menulis dan bagaimana menembus penerbit.
Dari acara yang pesertanya didominasi anak-anak muda ini selanjutnya akan ditindaklanjuti dalam bentuk pelatihan yang lebih praktis dengan harapan dapat melahirkan penulis-penulis muda yang handal di kota Makassar.(*/tribun-timur.com)