Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

foto

Tiada Hari Tanpa Kemacetan di Perintis

hari ke hari jalan terasa makin sempit karena juga makin banyaknya kendaraan roda empat hingga roda dua.

Tayang:
Editor: Ridwan Putra
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Jl Perintis Kemerdekaan di depan Mal Makassar Town Square (M'Tos), Makassar, Senin (5/12/2011), padat dan macet setiap hari, khususnya pada rentang waktu pukul pukul 07.30 hingga 09.30 wita.

Pemandangan tersebut rutin terlihat setiap hari. Kadang pengendara roda dua memilih beristirahat dan menepi untuk keluar dari kemacetan panjang yang bisa membuiat stress.

Di lokasi tersebut merupakan salah satu titik kemacetan di Kota Makassar yang hanya memiliki dua akses jalan poros menuju kota yaitu Jl Perintis Kemerdekaan dan Jalan Tol.

Warga dari bagian utara Kota Makassar kesulitan memilih jalan alternatif jika ingin ke pusat kota atau ke bagian selatan kota karena hanya memiliki dua pilihan utama mengakses jalan, Jl Perintis atau tol.

Mau cepat, bebas macet, silahkan pilih jalur tol dengan mengeluarkan biaya. Mau hemat tetapi macet tidak dijamin, silahkan lalui jalan reguler di Jl Perintis kemeredekaan-Jl urip Sumihardjo.

Bagi warga yang bermukim di kawasan Sudiang, Daya, dan Tamalanrea, sebagaian besar menggunakan jalan Perintis dan Urip untuk melakukan aktifivitas keseharian mereka.

Mereka tak bisa menghindari kemacetan karena hari ke hari jalan terasa makin sempit karena juga makin banyaknya kendaraan roda empat hingga roda dua.

Mudah-mudahan ada regulasi dari pemerintah terkait pembatasan jumlah kepemilikan kendaraan dan pembangunan alternatif jalan di kota ini bila ingin menjadikan Makassar kota hijau, sehat, dan kota dunia.(*)


Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved