Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

'Dulu Makan Ayam Setiap Hari, Sekarang Hanya 2 Kali Seminggu'

Sejumlah laki-laki berstatus suami di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) ikut mengeluh naiknya harga bahan pokok.

Tayang:
Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Waode Nurmin
Tribun-timur.com/ M. Jabal Qubais
HARGA BAHAN POKOK- Muliadi (54) warga Jl Dahlia, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo. Dirinya ikut mengeluh naiknya harga bahan pokok seperti di Pasar Tempe Sengkang, Selasa (12/5/2026) 

Sebelumnya, salah satu pedagang di Pasar Tempe, Yudha (40) mengaku banyak kenaikan harga bahan pokok.

"Betul, rata-rata harga sembako naik semua jelang Idul Adha," ujarnya sambil melayani pembeli.

Ia menjelaskan kenaikan harga dipengaruhi kondisi cuaca yang tidak menentu.

"Banyak gagal panen gegara cuaca (hujan). Saat ini kan hampir setiap hari hujan, itu salah satu penyebab naiknya harga," jelasnya.

Yudha menambahkan, distribusi barang menjadi terhambat akibat Bahan Bakar yang belum stabil dan curah hujan tinggi.

"Banyak yang terlambat kirim barang karena bahan bakar dan curah hujan. Tak sedikit dari distributor mengeluhkan barang rusak terkena hujan," tambahnya.

Dirinya memperoleh sayur dan bahan pokok dari berbagai daerah.

"Cabai rawit dari Camba, Kabupaten Maros. Bawang merah dan tomat dari Enrekang, cabai besar dari sini (Wajo)," katanya

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved