Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

KPMI dan Lima Event Sosialisasi MLF Makassar 2026 di Wajo, Dukung UMKM Naik Kelas

Audiensi ini menjadi momentum perkenalan kepengurusan baru KPMI Korwil Sulsel sekaligus memaparkan program kerja

Tayang:
Editor: Muh. Abdiwan
Tribun-timur.com/Muh. Abdiwan
AUDIENSI KPMI - Asisten II Pemkab Wajo, Andi Muh Baso Iqbal menerima Ketua KPMI Korwil Sulsel Khaidir Khaliq didampingi Andi M Mahdi serta perwakilan PT Lima Event, Geby Regidina saat audiensi di Kantor Bupati Wajo, Selasa (26/2). Audiensi tersebut menjadi momentum memperkenalkan kepengurusan baru KPMI Korwil Sulsel sekaligus memaparkan program kerja yang berfokus pada penguatan ekosistem UMKM melalui kolaborasi, edukasi, dan akses pasar yang lebih luas. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Upaya mendorong UMKM daerah naik kelas kian konkret setelah sinergi antara komunitas pengusaha dan pemerintah daerah digerakkan langsung dari meja audiensi ke panggung expo nasional.

Jajaran pengurus Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia Koordinator Wilayah Sulawesi Selatan bersama PT Lima Event melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Wajo untuk memperkuat kolaborasi pengembangan UMKM sekaligus mendukung expo lokal yang diinisiasi KADIN dan HIPMI Wajo dengan dukungan penuh Pemkab Wajo.

Rombongan dipimpin Ketua Korwil Sulsel Khaidir Khaliq didampingi Andi M Mahdi serta perwakilan PT Lima Event, Geby Regidina, dan diterima langsung oleh Asisten II Pemkab Wajo, Andi Muh Baso Iqbal, di Kantor Bupati Wajo, Selasa (26/2).

Audiensi tersebut menjadi momentum memperkenalkan kepengurusan baru KPMI Korwil Sulsel sekaligus memaparkan program kerja yang berfokus pada penguatan ekosistem UMKM melalui kolaborasi, edukasi, dan akses pasar yang lebih luas.

Khaidir Khaliq menegaskan bahwa dukungan terhadap expo lokal di Wajo selaras dengan misi KPMI dalam membangun UMKM yang lebih kompetitif dan berdaya saing.

“Kami hadir mendukung expo lokal yang digerakkan KADIN dan HIPMI Wajo karena event seperti ini adalah pintu masuk penguatan UMKM daerah, produk makin dikenal, jejaring makin luas, dan transaksi nyata terjadi, selanjutnya kami juga mensosialisasikan Muslim Life Fair Makassar 2026 sebagai panggung besar agar UMKM unggulan tiap kabupaten mendapat akses pasar lebih luas,” ujar Khaidir.

Dalam pertemuan tersebut, KPMI juga mensosialisasikan pelaksanaan Muslim Life Fair Makassar 2026 yang akan digelar pada 1–3 Mei 2026 di Summarecon Mutiara Makassar Convention Centre.

Kegiatan expo berskala nasional itu diproyeksikan menjadi ruang temu antara UMKM daerah dengan konsumen, reseller, hingga mitra strategis lintas kabupaten dan provinsi.

KPMI Korwil Sulsel menekankan bahwa pelaksanaan MLF Makassar 2026 diprioritaskan untuk memberikan dampak nyata bagi UMKM melalui pilar akses pasar yang luas dan merata.

Menurut Khaidir, harapannya bukan hanya UMKM dari Makassar yang tampil, tetapi seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan dapat mengirimkan produk unggulan sehingga pertumbuhan ekonomi terjadi lebih inklusif.

Senada dengan itu, Andi Muh Baso Iqbal menyampaikan bahwa Pemkab Wajo terus berkomitmen memperkuat UMKM melalui berbagai program strategis termasuk penyelenggaraan expo untuk membuka akses pasar.

“Pemkab Wajo sedang giat mendukung pertumbuhan UMKM, program expo menjadi salah satu instrumen penting untuk membuka akses pasar agar UMKM bisa bertumbuh, menggerakkan perekonomian lokal, dan menyerap tenaga kerja,” jelasnya.

Kedua pihak sepakat bahwa penguatan UMKM tidak hanya berhenti pada kualitas produksi, tetapi harus disertai promosi berkelanjutan, penguatan manajemen usaha, jejaring distribusi, serta kolaborasi lintas pihak agar UMKM daerah mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved