KPMI Sulsel Gandeng Pemkab Pangkep Sukseskan MLF 2026
Audiensi tersebut difokuskan pada penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas pengusaha untuk mendorong pertumbuhan UMKM
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Langkah besar mendorong UMKM Pangkep naik kelas mulai digulirkan setelah Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia Korwil Sulawesi Selatan beraudiensi dengan Bupati Pangkep untuk membuka jalan partisipasi di ajang nasional Muslim Life Fair Makassar 2026.
Ketua Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia Korwil Sulawesi Selatan, Khaidir Khaliq, bersama Wakil Ketua Andi M. Mahdi dan perwakilan PT Lima Event selaku event organizer, Geby Regidina, bertemu Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) di Kantor Bupati Pangkep, Jumat (27/2).
Audiensi tersebut difokuskan pada penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas pengusaha untuk mendorong pertumbuhan UMKM melalui akses pasar yang lebih luas dan terstruktur.
Dalam kesempatan itu, Khaidir memperkenalkan kepengurusan baru KPMI Korwil Sulsel sekaligus memaparkan program strategis yang menitikberatkan pada penguatan jejaring pengusaha dan pembukaan akses distribusi sebagai pilar utama organisasi.
Salah satu agenda utama yang disosialisasikan adalah penyelenggaraan Muslim Life Fair Makassar 2026 yang akan digelar pada 1–3 Mei 2026 di SMCC Makassar.
Event tersebut merupakan expo ekosistem halal dan UMKM berskala nasional yang menghadirkan ratusan brand serta ribuan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.
Khaidir Khaliq menegaskan bahwa Muslim Life Fair bukan sekadar pameran produk, melainkan panggung strategis untuk memperluas jaringan distribusi dan memperkuat branding UMKM daerah.
“Kami ingin UMKM Pangkep tidak hanya kuat di produksi, tetapi juga kuat di akses pasar, melalui Muslim Life Fair kami membuka ruang agar setiap kabupaten termasuk Pangkep dapat mengirimkan UMKM unggulan sebagai representasi daerah untuk tampil di panggung yang lebih luas,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa jejaring pasar nasional menjadi kunci agar UMKM mampu meningkatkan skala usaha sekaligus memperkuat daya saing.
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong UMKM sebagai penggerak utama ekonomi lokal.
Menurutnya, penguatan UMKM tidak cukup hanya dengan pembinaan produksi, tetapi juga harus didukung akses promosi dan pasar yang konkret agar mampu meningkatkan omzet dan membuka lapangan kerja.
“Pemerintah Kabupaten Pangkep sangat mendukung langkah kolaboratif seperti ini karena UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah dan harus diberi ruang promosi yang lebih luas,” tuturnya.
Audiensi tersebut menghasilkan kesepahaman untuk menjajaki kolaborasi lanjutan, termasuk kemungkinan partisipasi UMKM unggulan Pangkep dalam Muslim Life Fair Makassar 2026 serta koordinasi teknis dengan organisasi perangkat daerah terkait guna memastikan kesiapan pelaku usaha.
KPMI Korwil Sulsel berharap sinergi ini menjadi langkah konkret membangun ekosistem yang saling menguatkan antara pemerintah daerah, komunitas pengusaha, dan penyelenggara event, sehingga UMKM Pangkep dapat tumbuh lebih cepat, berkelanjutan, dan kompetitif di pasar nasional.
| Hapus Tato Gratis Mahtan Hadir Lagi di Pangkep, Ini Syaratnya |
|
|---|
| 5 Remaja Hilang di Hutan Pangkep Saat Cari Porang, Ditemukan Selamat |
|
|---|
| Sebelum Jadi PPPK Paruh Waktu Juru Parkir Dishub Pangkep Terima Rp1,5 Juta, Kini Sisa Rp600 Ribu |
|
|---|
| Bachtiar Adnan Kusuma Dorong Alumni DDI Bangun Ruang Baca di Mangkoso |
|
|---|
| 5 Alasan Mengapa Kawasan Karst Maros Pangkep Harus Lestari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260227-IPMI-Pangkep.jpg)