Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Wajo Hari Ini: Elpiji Langka, Pupuk Melimpah

Harga elpiji 3 Kg di tingkat pengecer di Wajo berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp35.000 ribu per tabung.

Penulis: M. Jabal Qubais | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/M Jabal
ELPIJI LANGKA - Petani di Sabbangparu Wajo saat menyemprot hama di Sawahnya (kiri). Tabung Gas Elpiji 3 KG (kanan). Sejumlah kelompok Tani di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) akui tak sulit mendapatkan pupuk subsidi, Kamis (22/1/2026) 

Angka tersebut melonjak dari harga normal yang biasanya berada di kisaran Rp 22.000 hingga Rp 23.000.

Kenaikan harga itupun semakin memberatkan warga, terutama rumah tangga yang bergantung pada elpiji subsidi untuk kebutuhan memasak setiap hari.

Akibat kelangkaan ini, sebagian warga terpaksa meminjam tabung elpiji milik tetangga. 

“Apalagi untuk keluarga yang punya anak kecil. Kami berharap pasokan elpiji bisa segera normal kasian, terpaksa saya pinjam tabungnya tetangga,” lanjut Masse menjelaskan.

Kelangkaan ini juga dirasakan pengecer Mila, salah satu pengecer di wilayah Kecamatan Tempe.

Ia mengaku pasokan dari distributor datang tidak menentu.

“Kami juga kesulitan mendapatkan gas. Kadang ada kiriman, kadang tidak. Terbatas stok katanya, sementara permintaan tinggi, akhirnya harga ikut naik,” ujarnya.

Kondisi ini membuat pengecer dan warga sama-sama berada dalam posisi sulit.

Selain pasokan yang terbatas, meningkatnya permintaan juga disebut menjadi salah satu faktor.

Ia berharap agar kiranya pemerintah turun menangani masalah yang terjadi di tengah masyarakat.

"Jika kondisi ini terus berlanjut, dikhawatirkan akan semakin menekan pengeluaran masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, kami minta pemerintah turun tangan menangani," pintanya menandaskan.(*)

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved