Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Berita Viral

Viral Warga Ngamuk Bawa Parang Diduga Gegara Sengketa Lahan Pasar Taretta Bone 

Dari informasi yang diperoleh, aksi Alimuddin dipicu sengketa lahan yang diklaimnya berada di area pasar, termasuk lahan parkir. 

Tayang:
Penulis: Wahdaniar | Editor: Alfian
Dokumen Pribadi/Ahmad
SENGKETA LAHAN - Screenshot video yang memperlihatkan Alimuddin beserta anaknya mengamuk bawa parang ke Pasar Taretta Kecamatan Amali, Kabupaten Bone, Senin (29/9/2025). Aksi Alimuddin diduga dipicu adanya sengketa lahan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Viral di media sosial suasana di Pasar Taretta, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone mendadak tegang setelah seorang pria bernama Alimuddin bersama tiga anaknya datang sambil membawa parang, Senin (29/9/2025).

Menurut keterangan warga, Ahmad (35) pelaku Alimuddin marah-marah dan menyuruh sejumlah penjual pergi dari area tanah di ujung pasar yang diklaim sebagai miliknya. 

Kejadian tersebut membuat pengunjung pasar panik dan berteriak ketakutan.

Kamire, warga yang disebut sebagai pemilik tanah di lokasi itu, mempertanyakan tindakan Alimuddin. 

Namun, bukannya menerima penjelasan, Alimuddin justru emosi dan sempat mencondongkan parang ke arah Kamire.

Beberapa warga yang mencoba melerai juga diancam dengan parang. 

Baca juga: Viral Pengantar Jenazah Ugal-ugalan di Jalan Poros Maros-Makassar, Penampilannya Curi Perhatian

Bahkan, Alimuddin sempat melemparkan campuran sabun deterjen dan serpihan kaca ke arah warga yang berusaha menghentikannya.

“Ini bukan sekali, sudah tiga kali pasar dia datang marah-marah. Tapi baru kali ini bawa parang dan mengancam,” ungkapnya. 

Kapolsek Amali, Iptu Hasanuddin, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menegaskan bahwa situasi sempat memicu kepanikan, namun berhasil dikendalikan pihak kepolisian.

“Bukan kerusuhan, tapi memang pelaku datang ke pasar bawa parang. Alhamdulillah sudah diamankan, kami minta semua keterangan. Ada empat orang yang diamankan, bapak bersama anak-anaknya,” jelas Kapolsek.

Dari informasi yang diperoleh, aksi Alimuddin dipicu sengketa lahan yang diklaimnya berada di area pasar, termasuk lahan parkir. 

Saat ini, kasus tersebut sedang dalam penyelidikan aparat Polsek Amali.

"Sementara kami minta keterangan nya juga," tandasnya.(*)

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved