Senja yang Tak Pernah Sepi di Pelabuhan Bajoe Bone
Di waktu seperti inilah, pelabuhan di Kecamatan Tanete Riattang Barat itu kembali menjadi magnet bagi warga Kabupaten Bone.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Saldy Irawan
Menariknya, suasana nyaman itu bisa dinikmati tanpa biaya besar.
Pengunjung hanya dikenakan tarif Rp2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp5.000 untuk roda empat.
Harga yang bersahabat membuat pelabuhan ini menjadi pilihan rekreasi murah meriah bagi masyarakat.
Di sekitar area, penjual minuman dan jajanan ringan turut meramaikan suasana.
Segelas kopi hangat atau minuman dingin di tangan terasa pas menemani detik-detik matahari tenggelam.
Rifaldi (24), salah satu pengunjung, mengaku hampir setiap pekan menyempatkan diri datang.
“Kalau sore begini, tempatnya bagus sekali. Anginnya sejuk, pemandangannya indah. Pas buat hilangkan penat,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).
Hal serupa dirasakan Nur Aisyah (30) yang datang bersama keluarga kecilnya.
Baginya, Pelabuhan Bajoe adalah ruang sederhana untuk menciptakan momen kebersamaan.
“Anak-anak senang lihat laut dan main di area sekitar. Tiket masuknya murah dan tempatnya dekat, jadi kami sering ke sini,” katanya. (*)
| Diduga Gelapkan Uang Petani, Kios Pupuk Subsidi di Bone Dibekukan |
|
|---|
| Dua Ketua NU di Sulsel Gagal Jadi Rektor, Menteri Agama Pilih Prof Darmawati dan Lukman Arake |
|
|---|
| Korban Banjir Bone Dapat Bantuan Rp500 Juta dari Anggota DPR Amar |
|
|---|
| Prof Nasaruddin Umar 'Ganti' Dua Rektor di Sulsel, Incumbent IAIN Parepare Kalah |
|
|---|
| Hati-hati Melintas, Jalan Nasional Maros-Bone di Hutan Karaenta Amblas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/senja-di-Pelabuhan-Penyebaran-Bajoe-1522026.jpg)