Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pembatasan BBM

Tak Ada Pembatasan Pengisian BBM di Takalar, Antrean di SPBU Kalabbirang Mengular

Selama kuota pada barcode masih tersedia, maka pengendara tetap dapat melakukan pengisian seperti biasa.

Tayang:
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Abdul Qayyum
PEMBATASAN BBM - Sopir pete-pete, Daeng Tawang, saat mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Minggu (05/04/2026). Kendaraan roda empat hingga angkutan umum jenis pete-pete terlihat memadati area pengisian BBM. 

Kondisi tersebut juga diperkuat dari hasil konfirmasi dengan pihak SPBU Kalabbirang.

Baca juga: Pertamina Pastikan Stok BBM di Sulbar Aman, Distribusi Berjalan Normal Pasca Sidak SPBU Wonomulyo

Petugas SPBU memastikan tidak ada kebijakan pembatasan pengisian BBM jenis Pertalite.

“Tidak ada ji pembatasan, Pak,” ujar petugas SPBU saat diwawancarai.

Ia menjelaskan bahwa sistem pengisian BBM saat ini menggunakan barcode untuk setiap kendaraan.

Jumlah pengisian BBM, lanjutnya, bergantung pada kuota yang tertera dalam sistem barcode tersebut.

“Sesuai barcode-nya,” jelasnya.

Petugas juga menegaskan tidak ada instruksi terbaru terkait penurunan volume pengisian BBM.

“Tidak ada ji, Pak. Tidak ada ji,” tegasnya.

Menurutnya, selama kuota pada barcode masih tersedia, maka pengendara tetap dapat melakukan pengisian seperti biasa.

Ia menambahkan, kondisi antrean yang terjadi bukan disebabkan oleh adanya pembatasan, melainkan tingginya kebutuhan masyarakat.

Selain itu, faktor ketersediaan stok juga turut memengaruhi panjangnya antrean di SPBU.
“Kalau habis, ya habis mi begitu,” ujarnya.

Petugas juga mengakui bahwa informasi detail terkait kuota BBM hanya dapat dilihat saat barcode dipindai oleh operator.

“Operator ji yang tahu karena di-scan,” katanya.

Dengan demikian, baik dari keterangan sopir di lapangan maupun pihak SPBU, tidak ditemukan adanya penurunan volume maupun pembatasan baru dalam pengisian BBM jenis Pertalite.

Meski demikian, antrean panjang masih menjadi keluhan utama masyarakat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved