Pemkab Takalar
Takalar Jadi Kabupaten Pertama Adopsi Literasi AI Internasional
Takalar jadi kabupaten pertama di Indonesia adopsi literasi AI internasional bersama Google.org dan ASEAN Foundation.
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Pemkab Takalar menandatangani MoU dengan Kaizen Collaborative Impact untuk program literasi digital dan AI.
- Kerja sama ini melibatkan Google.org dan ASEAN Foundation melalui program AI Ready ASEAN dan AIM ASEAN.
- Takalar menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang mengadopsi literasi AI lintas sektor, mencakup pendidikan, UMKM, dan kapasitas masyarakat menghadapi era digital.
TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Pemerintah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan resmi menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) dengan Kaizen Collaborative Impact terkait penyelenggaraan Program Literasi Digital dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) lintas sektor.
Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Takalar, Kelurahan Kabbirang, Kecamatan Pattallassang, Selasa (9/12/2025), pukul 08.00 Wita.
MoU ditandatangani Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Direktur Eksekutif Kaizen Collaborative Impact, Ismita, yang juga mitra resmi ASEAN Foundation dan Google.org.
Turut hadir Sekretaris Daerah Takalar Muhammad Hasbi, Kepala Badan Kesbangpol Takalar Zubair, para camat se-Kabupaten Takalar, serta perwakilan kepala sekolah SD dan SMP.
Kronologi kerja sama ini berlangsung cepat. Pada Senin (8/12/2025), Kaizen Collaborative Impact menyampaikan pemaparan awal mengenai program AI Ready ASEAN dan AIM ASEAN kepada Pemkab Takalar.
Hanya dalam satu hari, Bupati langsung menginstruksikan percepatan tindak lanjut dan memutuskan pelaksanaan MoU.
Direktur Eksekutif Kaizen, Ismita, mengaku takjub dengan respons cepat tersebut.
“Biasanya proses MoU memakan waktu berminggu-minggu. Tapi Takalar luar biasa cepat. Ini benar-benar sejalan dengan slogan Takalar Cepat,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu, Bupati dan tim Kaizen membahas pemanfaatan teknologi AI untuk sektor pendidikan, UMKM, dan peningkatan kapasitas masyarakat menghadapi transformasi digital global.
“Kita bukan lagi melangkah, tetapi memompat. Ini masa terbang tinggi. Dengan kerja sama ini, Takalar bisa menjadi benchmark bagi daerah lain,” kata Bupati Firdaus Daeng Manye.
Ia menegaskan Kaizen merupakan mitra resmi Google.org dan ASEAN Foundation untuk menjalankan program AI Ready ASEAN dan AIM ASEAN di Indonesia.
Bupati juga mengapresiasi langkah Kaizen yang datang langsung dari Jakarta tanpa membebani anggaran daerah.
“Mereka datang membawa manfaat, bukan membebani daerah. Ini komitmen besar untuk masyarakat Takalar,” ujarnya.
Ismita menjelaskan, Kaizen ditunjuk resmi oleh Google.org dan ASEAN Foundation untuk menjalankan dua program utama:
AI Ready – literasi AI untuk usia 15–35 tahun, tenaga pendidik, dan orang tua.
| Pangdam XIV Hasanuddin Dorong Sinergi Pembangunan Infrastruktur Desa di Takalar |
|
|---|
| Takalar Siaga Inflasi Jelang Lebaran, Pemkab Pastikan Stok Pangan Aman |
|
|---|
| Takalar Target 110 Pemuda Magang ke Jepang, Bisa Ditambah Jadi 220 |
|
|---|
| Kuota Komcad Takalar Baru Terisi 4 Orang, Terkendala Usia dan Minim Antusias ASN |
|
|---|
| Bupati Takalar Ajak UMKM Manfaatkan HP untuk Jualan: Jangan Ada HP-nya tapi Tidak Ada Pulsanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2025-1209-takalar-1.jpg)