Pemkab Takalar
Takalar Target 110 Pemuda Magang ke Jepang, Bisa Ditambah Jadi 220
Pemkab Takalar, Sulsel kembali membuka program magang ke Jepang. Targetnya 110 peserta, satu desa dan kelurahan satu orang.
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Pemkab Takalar, Sulsel membuka kembali program magang kerja ke Jepang bekerja sama dengan PT SHIN Indonesia dengan target 110 peserta, satu desa dan kelurahan satu orang.
- Hingga hari ketiga pendaftaran, baru tiga orang mendaftar.
- Seleksi digelar usai Lebaran dengan tahapan tes tertulis, kesehatan, wawancara, hingga pelatihan empat bulan sebelum diberangkatkan.
TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Pemerintah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali membuka pendaftaran program pemagangan kerja ke Jepang bekerja sama dengan PT SHIN Indonesia.
Program ini dikoordinasikan Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Takalar dengan target 110 peserta.
Skemanya, satu desa dan satu kelurahan mengutus satu orang.
Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Takalar, Zubair, mengatakan pendaftaran resmi dibuka sejak awal pekan ini.
Hal itu ia sampaikan saat ditemui di Kantor Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Takalar, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Rabu (04/03/2026).
“Pagi ini, kami bersama seluruh jajaran kembali membuka pendaftaran pemagangan kerja ke Jepang yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Takalar bekerja sama dengan LPK PT SHIN Indonesia,” ujar Zubair.
Baca juga: Honor Guru Non-ASN di Takalar Rp300 Ribu-Rp700 Ribu, Cair Ikut Dana BOS
Ia menjelaskan, program ini bertujuan mengirim putra-putri terbaik Takalar untuk bekerja dan magang di Jepang.
“Program ini dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Takalar dengan mengutus satu orang satu desa dan kelurahan,” jelasnya.
Peserta yang lolos seleksi awal akan mengikuti pelatihan di LPK PT SHIN Indonesia sebelum diberangkatkan ke Jepang.
Zubair berharap peserta terpilih mampu bekerja dengan baik dan membawa dampak positif bagi keluarga dan daerah.
“Semoga anak-anak kita bisa berhasil, membawa devisa ke Takalar dan memajukan ekonomi kesejahteraan keluarganya serta ekonomi Kabupaten Takalar,” tuturnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Perekrutan PT SHIN Indonesia, Muhlis Basir, mengungkapkan pendaftaran telah dibuka sejak Senin (02/03/2026).
Namun hingga hari ketiga, jumlah pendaftar masih minim.
“Sampai hari ini, hari ketiga, baru tiga orang pendaftar,” ungkap Muhlis.
Target pemerintah sebanyak 110 orang, terdiri dari 86 desa dan 24 kelurahan di Kabupaten Takalar.
| Takalar Siaga Inflasi Jelang Lebaran, Pemkab Pastikan Stok Pangan Aman |
|
|---|
| Kuota Komcad Takalar Baru Terisi 4 Orang, Terkendala Usia dan Minim Antusias ASN |
|
|---|
| Bupati Takalar Ajak UMKM Manfaatkan HP untuk Jualan: Jangan Ada HP-nya tapi Tidak Ada Pulsanya |
|
|---|
| Takalar Mulai Gerakan Nasional Korve, Fokus pada Lubang Sampah di Tiap Rumah |
|
|---|
| Gerakan Jumat Korve Dimulai, Bupati Takalar Turun Langsung Pimpin Ribuan ASN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-4-maret-magang-Jepang.jpg)