Bupati Takalar Temui Wakil Menteri KKP Didit Bahas Penguatan Ekonomi Pesisir
Daeng Manye menjelaskan, sektor perikanan budidaya menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat pesisir Takalar
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Ari Maryadi
Sementara pada sektor budidaya air tawar, Pemkab Takalar mengembangkan budidaya ikan lele dan nila.
Pengembangan tersebut dilakukan melalui sistem kolam terpal, bioflok, maupun kolam tanah.
Lokasi pengembangan tersebar di Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Galesong Selatan, Sanrobone, hingga Polongbangkeng Utara.
“Kami ingin sektor perikanan budidaya menjadi kekuatan ekonomi baru daerah yang mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal Takalar,” tuturnya.
Selain membahas perikanan budidaya, Daeng Manye juga memaparkan progres pengembangan Kawasan Nelayan Modern Percontohan (KNMP) di Takalar.
Menurutnya, pemerintah daerah terus mendorong penguatan sektor perikanan tangkap melalui pengembangan kawasan tersebut.
Ia menjelaskan progres KNMP Takalar saat ini terus berjalan.
Mulai dari pembangunan fasilitas penunjang hingga penyediaan sarana pendukung aktivitas nelayan dan pengolahan hasil perikanan.
“Pada tahun 2026, terdapat empat lokasi usulan calon KNMP yang telah disurvei oleh tim Kementerian Kelautan dan Perikanan, yakni Boddia, Bontokanang, Sampulungan, dan Topejawa,” jelasnya.
Daeng Manye menuturkan pengembangan kawasan itu menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah memperkuat ekonomi pesisir berbasis potensi kelautan dan perikanan.
“Kami ingin Takalar menjadi salah satu pusat perikanan tangkap modern di Sulawesi Selatan dengan dukungan infrastruktur yang memadai, fasilitas nelayan yang representatif, dan sistem
distribusi hasil laut yang lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Laksamana TNI (Purn) Dr Didit Herdiawan Ashaf menyambut baik paparan Pemerintah Kabupaten Takalar.
Ia menilai Takalar memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daerah pengembangan sektor kelautan dan perikanan nasional.
“Kami melihat Takalar memiliki potensi yang sangat kuat, baik dari sektor budidaya maupun perikanan tangkap. Pemerintah pusat tentu mendukung daerah yang serius membangun ekonomi pesisir dan meningkatkan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan,” ujar Didit Herdiawan Ashaf.
Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperkuat.
Menurutnya, pengembangan sektor kelautan dan perikanan membutuhkan kolaborasi agar hasilnya lebih maksimal bagi masyarakat.
| Takalar Pelopor BSAN di Sulsel, Disdik Luncurkan Kebijakan Sekolah Aman dan Nyaman |
|
|---|
| Hadiri Mubes IKA Unhas, Bupati Takalar Serukan Penguatan Solidaritas Alumni |
|
|---|
| Pemkab Takalar Bakal Jual Lammang di Bandara |
|
|---|
| Bupati Takalar Daeng Manye Lepas 72 Jemaah Haji, Titip Pesan Jaga Kesehatan dan Kekompakan |
|
|---|
| Daeng Manye Siap Jalankan 32 Rekomendasi DPRD Takalar, Infrastruktur dan Ekonomi Digital Prioritas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260509-Firdaus-Daeng-Manye-menghadap-wakil-menteri-KKP.jpg)