Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemkab Takalar Bakal Jual Lammang di Bandara

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menghadiri pesta rakyat adat A’Lammang di Desa Lantang

Tayang:
Penulis: Abdul Qayyum | Editor: Edi Sumardi
Tribun-timur.com/Abdul Qayyum
PESTA A'LAMMANG - Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye menyampaikan kata sambutan saat menghadiri pesta rakyat adat A’Lammang di Desa Lantang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, Sulsel, Jumat (1/5/2026). Dia mewacanakan membuat booth oleh-oleh lammang di bandara. 

Selain itu, ia mengungkapkan rencana pembangunan pusat oleh-oleh khas Takalar.

“Kami berencana menghadirkan ‘Balla Lammang’ sebagai pusat oleh-oleh khas Takalar yang dilengkapi dengan bumbu pendamping,” ungkapnya.

Menurutnya, strategi pemasaran juga menjadi perhatian utama dalam pengembangan produk lokal.

“Kita akan siapkan stand atau booth di bandara agar wisatawan bisa dengan mudah membeli Lammang sebagai buah tangan,” ujarnya.

Ia juga memberikan instruksi kepada dinas terkait untuk meningkatkan kualitas kemasan produk.

“Kemasan harus diperbaiki agar lebih tahan lama dan layak dibawa dalam perjalanan jauh, termasuk melalui pesawat,” tegasnya.

Daeng Manye menambahkan, pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap pelestarian adat tersebut.

Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana promosi UMKM lokal.

Selain itu, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Salah satu warga, Basri Tuka (31), mengaku senang dengan perhatian pemerintah terhadap tradisi tersebut.

“Kami sangat bersyukur karena pemerintah hadir langsung dan mendukung kegiatan adat seperti ini, apalagi kalau Lammang bisa dikenal luas tentu berdampak pada ekonomi masyarakat,” katanya.

Basri berharap kegiatan seperti ini terus dipertahankan dan dikembangkan.

Ia juga optimistis produk lokal Takalar bisa bersaing di pasar yang lebih luas.

Pesta rakyat A’Lammang berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan adat, salah satunya tarian empat etnis yang ditampilkan oleh karang taruna Desa Lantang.

Masyarakat tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.

Momentum ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah, tradisi A’Lammang diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved