Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM Makassar

Sultan Zaky Pemain Pertama Pamit dari Skuad PSM Makassar, 'Saya Pergi Bukan dengan Penyesalan'

Karir Sultan Zaky dimulai dari akademi klub PSM Makassar tahun 2021 kemudian bergabung tim senior musim 2023.

Tayang:
Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/ist
PSM MAKASSAR - Sultan Zaky saat berseragam PSM Makassar. Zaky pamit dari PSM Makassar setelah 4 musim berseragam Juku Eja. 

Ringkasan Berita:
  • Sultan Zaky dipastikan meninggalkan PSM Makassar untuk musim 2026/2027 setelah empat tahun bersama Juku Eja.
  • Kariernya dimulai dari akademi PSM pada 2021 sebelum promosi ke tim senior Januari 2023, namun minim kesempatan bermain membuatnya sempat dipinjamkan ke Kompong Dewa di Liga Kamboja.
  • Lewat unggahan Instagram, Sultan Zaky menyampaikan salam perpisahan penuh emosional kepada PSM Makassar

TRIBUN-TIMUR.COM - Sultan Zaky dipastikan hengkang dari PSM Makassar musim 2026/2027.

Ia empat tahun membela Juku Eja.

Karir Sultan Zaky dimulai dari akademi klub PSM Makassar tahun 2021.

Ia dipromosikan ke tim senior Januari 2023.

Pemain berlabel Timnas Indonesia jarang dimainkan di Juku Eja.

Ia dipinjamkan ke Kompong Dewa.

Zaky mencatatkan 14 laga di Cambodian Premier League musim 2025/2026.

Baca juga: Gelandang PSM Makassar Rifky Dwi Septiawan Prediksi Arsenal Juara Liga Champions, Taklukkan PSG 1-0

Kabar hengkangnya Zaky dari PSM Makassar diketahui dari unggahannya di Instagram @sultanzky.

Ia menuliskan "empat musim terakhir menjadi perjalanan yang tidak akan pernah saya lupakan.

Begitu banyak cerita yang saya lewati. Datang dengan mimpi, bertahan di tengah tekanan, jatuh lalu bangkit lagi, sampai akhirnya saya berada di titik untuk melihat semuanya dengan rasa syukur.

Di perjalanan ini saya belajar bahwa sepak bola bukan hanya tentang apa yang terlihat di lapangan. Ada proses panjang, pengorbanan, rasa lelah, kecewa, dan perjuangan yang diam-diam membentuk saya menjadi pribadi yang lebih kuat.

Terima kasih untuk tempat yang pernah saya sebut rumah. Untuk semua orang yang pernah percaya mendukung, membantu, dan berjalan bersama saya selama empat musim ini.

Setiap ruang ganti, setiap perjalanan tandang, setiap latihan, setiap kemenangan maupun kekalahan akan selalu punya tempay tersendiri di hati saya.

Mungkin musim depan cerita saya akan berbeda. Mungkin saya tidak lagi berdiri dengan warna yang sama.

Tapi semua pelajaran dan kenangan dari empat musim terakhir ini akan selalu saya bawa ke mana pung langkah saya pergi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved