Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM vs Persis, Stadion BJ Habibie Parepare Diharap Bergemuruh Lagi

Suporter kembali memadati Stadion BJ Habibie sangat dinanti pemain PSM Makassar. Pasalnya, kehadiran suporter semakin berkurang.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
DUKUNGAN SUPORTER - Suporter PSM Makassar saat memberikan dukungan di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Suporter diharap meramaikan Stadion BJ Habibie saat PSM Makassar bersua Persis Solo pada pekan 26 Super League 2025/2026, Sabtu (4/4/2026). (Official PSM Makassar) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) diharap bergemuruh lagi saat PSM Makassar menjamu Persis Solo pada pekan 26 Super League 2025/2026.

Stadion berkapasitas 8.547 penonton itu menjadi arena perebutan kemenangan PSM Makassar dan Persis Solo demi menjauh dari jurang degradasi, Sabtu (4/4/2026) pukul 16.30 Wita.

Suporter kembali memadati Stadion BJ Habibie sangat dinanti pemain PSM Makassar.

Pasalnya, kehadiran suporter semakin berkurang.

Di tiga pertandingan terakhir, penonton tak sampai 2.000 orang.

Lawan Persita Tangerang dihadiri 1.624 penonton, Dewa United cuma 1.589 penonton dan hadapi Semen Padang hanya 1.035 penonton.

Saat ini, tim Juku Eja butuh dukungan penuh suporter yang sedang berjuang menjauh dari papan bawah klasemen.

Manajemen PSM Makassar telah menyiapkan 5.193 tiket di pertandingan PSM Makassar kontra Persis Solo.

Harga tiket pun turun dari beberapa laga sebelumnya.

Kini, harga tiket tribune VIP Utama Rp 250 ribu. Tribune utara dan selatan Rp 200 ribu.

Sedangkan tribune timur dijual Rp 150 ribu. Lalu tribune terbuka utara dan selatan sisa Rp 50 ribu.

“Kami siapkan 5.193 tiket di laga melawan Persis Solo,” kata Media Officer PSM Makassar Sulaiman Abdul Karim saat dihubungi Tribun-Timur.com, Kamis (2/4/2026).

Pria akrab disapa Sulaiman ini mengajak seluruh pendukung setia PSM Makassar memenuhi stadion.

Dukungan suporter menciptakan atmosfer intimidatif  kepada lawan.

Sorakan, nyanyian dan koreografi dari tribune menjadi senjata meruntuhkan mentalitas lawan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved