Headline Koran Tribun Timur Hari Ini
PSM Tak Sendiri Lagi Lawan Arema
Polda Sulsel tak lagi “mampu” melarang mereka menonton langsung di Stadion Kanjuruhan Malang.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Abdul Azis Alimuddin
TRIBUN-TIMUR.COM - Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (9/5/2026) sore, akan lebih ramai oleh pendukung PSM Makassar dibanding di Stadion Gelora BJ Habibie pekan lalu.
Polisi melarang suporter menonton pertandingan PSM vs Bhayangkara FC di Stadion BJ Habibie Parepare, 4 Mei 2026.
Polda Sulsel tak lagi “mampu” melarang mereka menonton langsung di Stadion Kanjuruhan Malang.
Laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 ini, akan disaksikan langsung puluhan suporter PSM dari berbagai kelompok.
Kelompok suporter The Macz Man, misalnya.
Baca juga: Liga Polisi Super Lucu: Penjaga Lebih Banyak Daripada yang Dijaga
Puluhan anggota suporter ini dipastikan hadir untuk memberikan dukungan langsung kepada Pasukan Ramang.
Sebanyak 13 anggota The Macz Man asal Makassar telah tiba di Surabaya, Jumat (8/5/2026), setelah menempuh perjalanan laut selama sekitar 27 jam.
Dari Kota Surabaya, mereka melanjutkan perjalanan darat menuju Malang.
Di Stadion Kanjuruhan, rombongan tersebut akan bergabung dengan anggota The Macz Man dari sejumlah wilayah lain.
The Macz Man Zona Jabodetabek mengirim sekitar 10 orang, sementara Zona Yogyakarta dan Zona Jawa Timur masing-masing sekitar 35 orang.
Adapun kehadiran The Macz Man Zona Bali masih menunggu konfirmasi.
Menteri Usaha dan Bisnis The Macz Man, Reza, mengatakan kehadiran mereka di Malang untuk memberikan dukungan penuh kepada PSM yang masih berjuang menjauh dari ancaman degradasi.
“Kami away karena PSM masih belum aman dari degradasi. Semoga lawan Arema FC sudah bisa memastikan tiket musim depan,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (8/5/2026).
Selain mendukung tim, keberangkatan suporter ke Malang juga disebut sebagai bentuk balasan atas kehadiran suporter Arema FC saat laga putaran pertama di Stadion BJ Habibie, Parepare.
“Kami membalas teman-teman Aremania yang datang ke Parepare pada putaran pertama,” kata Reza.
Suporter PSM nantinya akan ditempatkan di tribun sayap utara Stadion Kanjuruhan.
Namun, mereka dipastikan hadir tanpa atribut klub karena larangan suporter tandang masih diberlakukan oleh operator kompetisi.
“Kami datang tanpa atribut supaya tidak menimbulkan masalah dan tidak ada sanksi,” jelasnya.
Reza berharap perjuangan away tersebut berbuah kemenangan sehingga PSM tidak lagi dibayangi ancaman zona degradasi pada sisa musim ini.
Ia juga berharap PSSI dan operator liga mempertimbangkan pencabutan larangan suporter tandang mulai musim depan.
“Sudah lebih dari tiga tahun larangan away berlaku. Kami berharap musim depan aturan itu bisa dicabut karena suporter sekarang sudah semakin dewasa,” ujarnya.
Misi Wajib Menang
PSM Makassar mengusung misi wajib menang saat menghadapi Arema FC.
Tambahan tiga poin akan memastikan Pasukan Ramang bertahan di Super League musim depan tanpa harus bergantung pada hasil tim lain.
Saat ini PSM berada di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 34 poin, unggul tujuh angka dari Persis Solo yang menempati posisi teratas zona degradasi.
Jika mampu menaklukkan Arema FC, poin PSM menjadi 37 dan tidak mungkin lagi dikejar Persis Solo yang maksimal hanya bisa mengumpulkan 36 poin dari tiga laga tersisa.
PSM sebenarnya juga bisa aman bila bermain imbang lawan Arema dan Persis gagal menang atas Persebaya Surabaya.
Namun, kubu Juku Eja tak ingin menggantungkan nasib kepada tim lain.
Asisten pelatih PSM, Ahmad Amiruddin, menegaskan timnya harus menentukan nasib sendiri untuk keluar dari ancaman degradasi.
“Tidak ada yang bisa menolong selain diri kita sendiri. Hasil pertandingan itu yang akan menolong kita,” ujar Amiruddin dalam konferensi pers jelang pertandingan, Jumat (8/5/2026).
Mantan striker PSM itu menyebut tiga laga tersisa musim ini, khususnya lawan Arema, layaknya partai final bagi timnya.
“Tiga pertandingan ini seperti final. Hanya kemenangan yang bisa memastikan kami tetap berada di Super League musim depan,” tegasnya.
Meski demikian, PSM datang ke Malang dengan kondisi kurang ideal. Sejumlah pemain dilaporkan masih dibekap cedera dan terancam absen.
Beberapa nama yang diperkirakan tidak bisa tampil antara lain Daffa Salman, Gledson Paixao, serta Luka Cumic.
“Banyak pemain yang belum bisa tampil karena masih menjalani pemulihan cedera,” kata Amiruddin.
Sementara itu, gelandang PSM, Akbar Tanjung, meminta rekan setimnya tampil fokus sepanjang pertandingan.
“Kami harus bekerja lebih keras dari Arema FC. Kami datang ke sini untuk berjuang,” ujarnya.
Ujian Lini Pertahanan
Pada laga ini, lini pertahanan PSM Makassar bakal mendapat ujian berat.
Yuran Fernandes dan kawan-kawan wajib lebih fokus menjaga pertahanan agar tak kebobolan lagi di Stadion Kanjuruhan.
Pasalnya, Juku Eja datang dengan catatan kurang meyakinkan di sektor belakang.
Dalam 12 pertandingan terakhir, gawang PSM selalu kebobolan.
Kesempatan menghentikan tren minor itu terbuka setelah kapten tim, Yuran Fernandes, kembali bisa dimainkan usai menjalani sanksi akumulasi kartu merah.
Bek bernomor punggung 4 tersebut akan memimpin lini belakang bersama Dusan Lagator sebagai duet bek tengah.
Sementara di sektor kanan pertahanan kemungkinan ditempati Mufli Hidayat.
Adapun posisi bek kiri yang ditinggalkan Victor Luiz akibat akumulasi kartu kuning diprediksi diisi Aloisio Neto Soares.
Bagi Aloisio, bermain di sisi kiri pertahanan bukan hal baru karena beberapa kali pernah mengisi posisi tersebut.
Kuartet lini belakang PSM dituntut tampil disiplin untuk meredam agresivitas trio penyerang Arema FC yang sedang tajam musim ini.
Singo Edan memiliki tiga penyerang produktif, yakni Dalberto, Joel Vinicius, dan Gabriel Silva.
Ketiganya total telah mengoleksi 30 gol.
Dalberto menjadi pencetak gol terbanyak Arema FC dengan torehan 15 gol dan masuk dalam daftar top skor Super League musim ini.
Jumlah tersebut hanya kalah dari striker Dewa United Alex Martins serta winger Borneo FC Samarinda Mariano Peralta yang sama-sama mengoleksi 16 gol.
Sementara posisi teratas daftar top skor masih ditempati penyerang Malut United David da Silva dengan 22 gol.
Selain Dalberto, Joel Vinicius juga menjadi ancaman serius bagi PSM.
Penyerang asal Sao Paulo itu sudah mengemas 11 gol musim ini, termasuk dua gol ke gawang PSM saat masih membela Borneo FC pada putaran pertama.
Gabriel Silva meski baru mencetak empat gol, dinilai tetap memiliki kontribusi besar dalam membangun serangan Arema FC.
Pengamat sepak bola, Imran Amirullah, meminta para pemain belakang PSM tampil disiplin sepanjang pertandingan.
Menurut dia, disiplin bukan berarti menerapkan penjagaan satu lawan satu, melainkan fokus mengawal area pertahanan dan pemain terdekat dengan bola.
“Arema FC punya striker bagus dan masuk jajaran top skor, jadi harus diwaspadai dengan pengawasan ketat,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).
Imran menilai PSM sebaiknya menerapkan pola compact defence dan memaksimalkan transisi cepat saat merebut bola.
“Ketika lawan masuk ke area pertahanan, pressing harus rapat. Begitu ada peluang counter attack, langsung dieksekusi cepat,” katanya.
Momen Spesial Ahmad
Laga melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang, bakal menjadi momen spesial bagi Asisten Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin.
Pria berusia 43 tahun itu harus menghadapi mantan klub yang pernah dibelanya saat masih aktif sebagai pemain.
Meski memiliki kenangan bersama Singo Edan, Ahmad Amiruddin menegaskan fokus utamanya saat ini adalah membawa PSM keluar dari ancaman degradasi.
Mantan striker kelahiran Bone, Sulawesi Selatan, itu dituntut meracik strategi terbaik demi mengamankan tiga poin penting di kandang Arema FC.
Kemenangan menjadi target wajib bagi Pasukan Ramang untuk memastikan bertahan di Super League musim depan.
Ahmad Amiruddin mengaku tetap menaruh rasa hormat kepada klub yang pernah diperkuatnya selama tiga musim, yakni periode 2010 hingga 2013.
Bersama Arema FC, ia pernah merasakan posisi runner up Indonesia Super League musim 2010/2011.
“Saya selalu menaruh hormat kepada Arema. Saya pernah di sini selama tiga tahun,” ujar Ahmad Amiruddin.
Meski demikian, ia menegaskan seluruh fokusnya kini tertuju untuk membawa PSM Makassar meraih kemenangan dan bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Di sisi lain, Arema FC dipastikan tidak akan memberi jalan mudah bagi tim tamu.
Meski sudah aman dari degradasi, Singo Edan bertekad memperbaiki catatan kandang setelah menelan dua kekalahan beruntun dari tim sesama Jawa Timur di Stadion Kanjuruhan.
Arema sebelumnya dipermalukan Persebaya 0-4 dan kalah 2-3 dari Persik Kediri.
Saat ini Arema berada di posisi ke-10 klasemen dengan 39 poin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-05-08-Skuad-PSM-Makassar-berlari-saat-persiapan-melawan-Arema-FC.jpg)