Musda Golkar Sulsel
Peta Konstelasi 24 DPD II, DPD I, dan DPP Jelang Musda Golkar Sulsel
Sejauh ini 21 DPD II Golkar kabupaten/kota mendukung Munafri Arifuddin maju calon ketua
Ringkasan Berita:
- 21 DPD II Golkar kabupaten/kota dukung Munafri Arifuddin maju calon Ketua DPD I
- 3 DPD II Golkar kabupaten/kota dan DPD I belum bersikap
- Wakil Sekretaris Arief Rosyid bilang musda akan digelar sebelum lebaran Iduladha
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia masih belum mengeluarkan jadwal musyawarah daerah XI Sulawesi Selatan.
Hingga Mei 2026 ini sudah 7 bulan DPD I Golkar Sulsel dipimpin pelaksana tugas.
Muhidin M Said ditunjuk menggantikan Taufan Pawe sejak 19 November 2025 lalu.
Hingga ini sejumlah kandidat masih bersaing.
Sejauh ini 21 DPD II Golkar kabupaten/kota mendukung Munafri Arifuddin. Dukungan terbaru datang dari Ketua DPD II Golkar Pinrang Usman Marham.
3 DPD II Golkar yang belum bersikap yakni Plt Ketua DPD II Golkar Barru Rahman Pina, Ketua DPD II Golkar Parepare Erna Rasyid Taufan, dan Ketua DPD II Golkar Bone Andi Fahsar Mahdin Padjalangi.
Sementara itu Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel Muhidin M Said juga punya hak suara di arena musda.
Sejauh ini Muhidin M Said membuka ruang seluas-luasnya bagi siapapun kader yang ingin mendaftar.
“Memang sudah ada yang ketemu Ketua Umum, tapi pokoknya kita libatkan semua di dalam itu nanti. Pada akhirnya akan muncul satu nama yang disepakati secara mufakat,” ujar Muhidin saat dimintai tanggapan terkait kabar mengerucutnya dua nama jelang Musda Golkar Sulsel, Rabu (6/5/2026).
Selain DPD II dan DPD I, DPP juga punya 1 hak suara.
Sejauh ini Ketua Umum Bahlil Lahadalia belum menunjukkan arah dukungannya.
Muhidin Buka Peluang Bagi Semua Kader
Muhidin menegaskan, Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel tetap terbuka bagi seluruh kader yang memenuhi syarat untuk maju sebagai calon ketua.
Wakil Ketua Banggar DPR RI itu menegaskan tidak ada pembatasan jumlah kandidat dalam proses penjaringan yang tengah berjalan.
“Memang sudah ada yang ketemu Ketua Umum, tapi pokoknya kita libatkan semua di dalam itu nanti. Pada akhirnya akan muncul satu nama yang disepakati secara mufakat,” ujar Muhidin saat dimintai tanggapan terkait kabar mengerucutnya dua nama jelang Musda Golkar Sulsel, Rabu (6/5/2026).
Muhidin menilai banyaknya figur yang muncul justru menjadi hal positif bagi organisasi.
Menurutnya, hal itu menunjukkan adanya keinginan besar dari kader untuk membesarkan Partai Golkar di Sulsel.
“Ini bagus karena ada keinginan untuk membesarkan partai. Tapi nanti akhirnya kita cari asas musyawarah mufakat. Semua kader dan pemilik suara dilibatkan, tidak ada yang ditinggal,” jelasnya.
Meski demikian, Muhidin menegaskan bahwa proses pencalonan tetap harus mengacu pada ketentuan internal partai, khususnya prinsip Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela (PDLT).
Ia menyebut PDLT menjadi syarat utama bagi setiap kader yang ingin maju sebagai calon ketua.
“Kalau ada yang tidak memenuhi PDLT, harus ada diskresi dari Ketua Umum. Kalau tidak ada diskresi, berarti tidak berkenan untuk maju,” tegasnya.
21 DPD II Dukung Appi
Sebanyak 21 Ketua DPD II mendukung Munafri Arifuddin maju calon ketua.
Ketua-ketua DPD II aktif bersilaturahmi dengan Appi, sapaan, dalam satu tahun terakhir
Ketua DPD II Golkar Soppeng, Andi Kaswadi Razak, mengatakan, beringin rindang memperlukan pemimpin muda berprestasi.
Oleh karena itu 21 ketua DPD II mengusulkan nama Appi jadi calon ketua Golkar.
“Sebagian besar ketua DPD II sepakat mendukung saudara Appi jadi calon ketua Golkar Sulsel. Golkar butuh pemimpin berprestasi untuk mengemballikan kejayaan di Pemilu 2029,” kata Andi Kaswadi Razak saat dihubungi Tribun Jumat (4/7/2025).
Hal senada disampaikan Ketua DPD II Golkar Takalar Zulkarnain Arief. Politisi berlatar pengusaha itu menilai, Appi kader muda berprestasi.
Di Pemilu 2024 kemarin, Appi berhasil membawa Golkar meraih suara terbanyak di Pileg Makassar.
Beringin rindang mengalahkan perolehan suara Nasdem, serta berhasil menambah kursi DPRD Makassar dari 5 menjadi 6.
Appi juga berhasil membantu beringin mempertahankan kursi DPRD Sulsel di Dapil Makassar A.
“Di Pilkada 2024, saudara Appi berhasil membawa Golkar berjaya dan menang jadi Wali Kota,” kata Zulkarnain Arief.
Zulkarnain meyakini Appi mampu membawa Golkar tampil mendominasi di Pileg 2029 mendatang.
Mantan Ketua Kadin Sulsel itu mengungkapkan, sudah ada 17 Ketua DPD II mengusulkan nama Appi jadi calon Ketua Golkar Sulsel.
Ketua DPD II Golkar Jeneponto Iksan Iskandar turut mendukung Appi jadi calon Ketua DPD I Golkar Sulsel.
Iksan menilai, Golkar butuh pemimpin berprestasi agar menang Pileg 2029.
“Kita tahu tradisi Golkar itu tidak lepas dari kekuasaan, nah Golkar punya pemimpin muda seperti Pak Appi. Beliau ini kader dan berprestasi menang Pilkada Makassar,” kata Iksan.
Pinrang Harap Ketua Baru Bisa Menangkan Golkar Pemilu 2029
Ketua DPD II Golkar Pinrang Usman Marham berharap Musyawarah Daerah XI melahirkan pemimpin yang bisa mengembalikan kejayaan di Sulsel.
Usman mengatakan, Golkar butuh pemimpin baru yang bisa membawa beringin rindang kembali jadi pemenang Pemilu.
"Aspirasi kader di daerah kita butuh ketua baru yang bisa membawa Golkar kembali jadi pemenang di Sulsel," kata Usman saat dihubungi Tribun Timur Minggu (2/5/2026).
Pemilu 2024 jadi sejarah kelam bagi beringin rindang di Sulsel.
Untuk pertama kalinya dalam 60 tahun berdiri, Golkar kalah di Sulsel.
Golkar hanya meraih 14 kursi dari total 85 kursi DPRD Sulsel dari 11 daerah pemilihan. Beringin harus puas menempati posisi kedua.
Untuk pertama dalam sejarah kursi Ketua DPRD Sulsel bukan dari kader Golkar.
Usman mengatakan, Sulsel harus jadi perhatian DPP dan Ketua Umum Bahlil Lahadalia.
Sebab Sulsel adalah pintu gerbang Kawasan Timur Indonesia.
"Untuk mewujudkan harapan jadi pemenang Pileg nasional, Sulsel harus jadi perhatian. Karena selama ini Sulsel itu dikenal sebagai lumbung beringin," ujar Usman.
Oleh karena itu, Usman menilai, figur calon Ketua DPD I Golkar Sulsel harus punya kepemimpinan yang kuat.
"Harus mampu menyatukan seluruh kekuatan, tokoh, dan kader Golkar," ujar Usman.
"Golkar ini punya perjalanan panjang selama 62 tahun. Sudah ada mesin-mesin sampai ke akar rumput di desa-desa. Nah kita butuh pemimpin yang bisa menyatukan dan menguatkan mesin-mesin partai ini," kata Usman.
Usman berharap, Pemilu 2024 harus jadi pelajaran bagi beringin rindang. Ia berharap Musda XI melahirkan pemimpin baru yang bisa mengembalikan kejayaan Golkar.
"Kader berharap Golkar menang kembal di Pemilu 2029. Kemenangan Pemilu 2029 akan jadi kado indah kepemimpinan Bahlil di Golkar, Sulsel dan Indonesia Timur bisa membantu jadi lumbung suara di level nasional," kata Usman.
| Muhidin Bantah Keras Pernyataan Arief Rosyid Soal Calon Ketua Golkar Sulsel Mengerucut 2 Nama |
|
|---|
| Tinggal Sumsel dan Sulsel Belum, 36 Musda Golkar Berakhir Aklamasi |
|
|---|
| Muhidin Silakan Semua Kader Daftar, Inilah Deretan 4 Figur Kuat Jelang Musda Golkar |
|
|---|
| Alasan Bahlil Jadikan Sulsel Penutup Musda Golkar Diungkap Muhidin, Belajar dari Masa Lalu |
|
|---|
| Tak Batasi 2 Nama, Muhidin Sebut Semua Kader Berhak Daftar Calon Ketua Golkar Sulsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260507-lima-bakal-calon-ketua-golkar-sulsel.jpg)