Waspada Mudik Saat Musim Hujan, 16 Daerah Masuk Daftar Rawan Bencana
Musim hujan diprediksi akan tetap ada saat mudik Idulfitri 2026 di Sulawesi Selatan.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Muh Hasim Arfah
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Musim hujan diprediksi akan tetap ada saat mudik Idulfitri 2026.
Sejak Februari 2026 ini, intensitas hujan di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus meningkat.
Musim hujan diprediksi masih akan mengguyur Sulsel hingga Maret 2026 mendatang.
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi sudah meminta pemerintah melakukan antisipasi terhadap daerah-daerah rawan bencana.
Dudy ingin pemerintah bergerak melakukan mitigasi bencana sedini mungkin.
Sehingga perjalanan mudik lintas kabupaten/kota hingga antar provinsi terjamin keselamatannya.
"Hal-hal yang menjadi perhatian kami diantaranya cuaca yang perlu menjadi perhatian kita bersama, perlu melakukan mitigasi berkaitan dengan cuaca," kata Dudy Purwagandhi usai Rakor Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 yang digelar di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (27/2/2026).
Dalam catatan Kemenhub, ada 16 daerah rawan bencana di Sulsel.
Baca juga: Biang Macet, Bupati Maros Usul ke Menhub Pindahkan Jembatan Timbang Macoppa
Daerah rawan longsor tersebar di area pegunungan Kota Palopo, Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Luwu dan Kabupaten Luwu Utara.
Daerah rawan banjir lebih banyak, terutama di Kota Makassar.
Kemudian di Kabupaten Wajo, Kabupaten Pangkep, Kabupaten Takalar, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Sinjai dan Kabupaten Pinrang
Sementara daerah rawan banjir dan longsor di Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros
Kabupaten Barru, Kabupaten Bone, Kabupaten Soppeng.
Dudy Purwagandhi menyebut pemerintah harus menyiapkan opsi modifikasi cuaca apabila hujan intensitas tinggi terjadi berhari-hari.
"Berkaitan dengan cuaca jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, kita harus siapkan mitigasinya diantaranya salah satunya melakukan operasi modifikasi cuaca," kata Dudy.
Beberapa daerah mendapat catatan khusus. Seperti Luwu, Wajo, dan Makassar rentan terhadap banjir akibat curah hujan tinggi, luapan sungai, serta sistem drainase yang belum optimal.
Informasi peta kerawanan bencana juga harus terinformasikan kepada masyarakat yang ingin melakukan perjalanan mudik.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengaku segera akan menindaklanjuti arahan Dudy Purwagandhi.
Persiapan menuju musim mudik Lebaran 1447 Hijriyah pun segera dimulai dari lapangan.
"Insyaallah dengan koordinasi ini akan berjalan lebih bagus," katanya.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun akan digandeng guna terus memberikan informasi cuaca kepada masyarakat
Daerah Rawan Bencana di Sulsel
Rawan Longsor :
Kabupaten Tana Toraja
Kabupaten Luwu
Kabupaten Luwu Utara
Kabupaten Palopo (area pegunungan)
Rawan Banjir :
Kota Makassar
Kabupaten Wajo
Kabupaten Pangkep
Kabupaten Takalar
Kabupaten Jeneponto
Kabupaten Sinjai
Kabupaten Pinrang
Rawan Banjir dan Longsor :
Kabupaten Gowa
Kabupaten Maros
Kabupaten Barru
Kabupaten Bone
Kabupaten Soppeng. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz
| Musisi Lintas Generasi Makassar Konser Amal untuk Kesembuhan ‘Om Khettol’ |
|
|---|
| Motor Listrik Honda EM1 e: Andalkan Desain Modern dan Fitur Praktis |
|
|---|
| Heriwawan Jagokan Spanyol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Jadi Andalan |
|
|---|
| Rp100 Miliar dari Pemprov Sulsel Bangun Jembatan Barombong |
|
|---|
| Saribanong Nenek 61 Tahun Pengepul Botol Plastik di 3 Kanal Timur Kota di Makassar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/MUDIK-SULSEL-Menteri-Perhubungan-Dudy-Purwagandhi.jpg)