Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sekolah Rakyat Sulsel

Delapan Titik Baru Sekolah Rakyat Hadir di Sulsel

Delapan titik baru Sekolah Rakyat hadir di Sulsel, perluas akses pendidikan gratis bagi masyarakat.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com
SEKOLAH RAKYAT - Lokasi pembangunan sekolah rakyat di Dusun Lawallu, Desa Lawallu, Kabupaten Barru Sulawesi Selatan. Saat ini sedang berlangsung konstruksi pembangunan sekolah rakyat tersebar di 9 daerah. KemenPU juga sudah menyetujui tambahan pembangunan sekolah rakyat di 8 titik lainnya 

Ringkasan Berita:
  • Sulawesi Selatan mendapat tambahan delapan titik pembangunan Sekolah Rakyat pada 2026, tersebar di Pangkep, Gowa, Selayar, Pinrang, Luwu, Luwu Utara, Toraja Utara, dan Enrekang. 
  • Program ini memperluas akses pendidikan gratis bagi masyarakat miskin sekaligus menekan angka putus sekolah. 
  • Murid sekolah rintisan nantinya dipindahkan ke gedung baru, sementara tahun ajaran 2026-2027 akan merekrut siswa baru jenjang SD, SMP, dan SMA.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Titik baru pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah ditentukan.

Sekolah rakyat jadi cara pemerintah memperluas akses pendidikan gratis bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem.

Program ini dirancang untuk menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Sulsel sendiri akan mendapat tambahan titik pembangunan Sekolah Rakyat di tahun 2026.

"Tambahan Ada 8 titik di Pangkep, Gowa, Selayar, Pinrang, Luwu, Luwu Utara, Toraja Utara, Enrekang," kata Kepala Satker Prasarana Strategis Sulsel Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum, Iwan  kepada Tribun-Timur.com pada Minggu (15/2/2026).

Delapan titik baru ini menambah jumlah sekolah rakyat di Sulsel.

Sebelumnya sedang tahap pembangunan gedung permanen di 9 titik.

Total alokasi Rp 2,3 Triliun dikucurkan pembangunan sekolah rakyat di Sulsel, terbagi dalam dua paket.

Paket satu mendapat alokasi Rp 1,2 Triliun meliputi Sidrap, Wajo, Sopeng, Tana Toraja, dan Barru.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Waskita Karya menjadi pemenang lelang konstruksi.

Sementara pada paket dua ialah Makassar, Takalar, Sinjai dan Bone dengan alokasi Rp 972 Miliar.

Paket 2 dimenangkan perusahaan BUMN lainnya PT Nindya Karya.

"Progresnya Ada sudah 15 persen, ada 12 persen," sambungnya.

Delapan titik baru sekolah rakyat akan menambah jumlah gedung permanen.

Hingga nantinya ada 17 gedung permanen Sekolah Rakyat di Sulsel.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved