Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Disdik Sulsel Instruksikan Kepala Sekolah Razia Whip Pink

Dua selebram Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) viral terekam berebut konsumsi Whip Pink.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
Faqih Imtiyaaz/Tribun Timur
DISDIK SULSEL - Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Iqbal Nadjamuddin saat dipotret Mei 2025 lalu. Iqbal Nadjamuddin instruksikan adanya Razia Whip Pink di Sekolah. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tabung Whip Pink belakangan virai di media sosial. 
Whip Pink dikaitkan dengan tren gaya hidup berisiko di kalangan anak muda.

Terbaru dua selebram Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) viral terekam berebut konsumsi Whip Pink.

Whip Pink sebenarnya merupakan tabung gas kecil berisi nitrous oxide (N₂O).

Umumnya benda ini digunakan dalam dunia kuliner sebagai propelan dalam pembuatan whipped cream agar krim mengembang cepat dengan tekstur lembut. 

Namun benda ini menjadi sorotan usai kerap digunakan hal berbeda.

Whip Pink viral jadi bahan untuk merasakan sensasi layaknya mabuk.

Senyawa gas dalam tabung dihirup untuk menimbulkan sensasi tawa, senang atau rileks sesaat.

Baca juga: Cegah Penyalahgunaan Whip Pink, Disdik Wajo Perintahkan Guru Awasi Gerak-Gerik Murid

Kloase tangkapan layar video dan foto selebgram Makassar beredar di sosial media isap Whip Pink.
Kloase tangkapan layar video dan foto selebgram Makassar beredar di sosial media isap Whip Pink. (Tribun-timur.com/Muslimin Emba)

Badan Pengawas dan Obat Makanan (BPOM) sudah memberikan imbauan bahaya menyalahgunakan barang ini.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel Iqbal Nadjamuddin mengaku perlu adanya pencegahan dini dari siswa sekolah.

Mengingat bahaya dari penyalahgunaan bahaya tersebut.

Iqbal akan menjalin koordinasi dengan seluruh kepala sekolah se-Sulsel.

"Itukan tentu harus dicegah untuk anak sekolah. Nanti saya akan koordinasikan dengan semua kepala sekolah di Sulawesi Selatan (Sulsel) terkhusus di Makassar untuk memitigasi hal ini dengan mungkin Razia ke anak sekolah," kata Iqbal kepada Tribun-Timur.com saat dihubungi pada Jumat (13/2/2026) sore.

Iqbal menyebut perlu adanya razia di sekolah sebagai bentuk mitigasi.

Dirinya berharap tidak ada siswa di Sulsel yang terjerat barang tersebut.

"Mudah-mudahan kita doakan tidak ada siswa bawa benda tersebut. Kalau pun ada, sedini mungkin kita Razia anak-anak. Jangan sampai ini berakibat fatal kalau terlanjur massif. Saya akan koordinasikan dengan anak sekolah," tegasnya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved