Telat Hari Pertama Kerja! BKD Sulsel Potong TPP ASN
Kepala BKD Sulsel Erwin Sodding mengaku tingkat kehadiran ASN tinggi di hari pertama kerja.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
Ringkasan Berita:
- Kepala BKD Sulsel Erwin Sodding mengaku tingkat kehadiran ASN tinggi di hari pertama kerja.
- Meski tak merinci jumlahnya, ASN yang terlambat akan dikenakan pemotongan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pasca libur natal dan tahun baru (Nataru), Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Procinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah masuk kerja mulai Senin (5/1/2025).
ASN mulai berkantor lagi Kantor Gubernur Sulsel di Jl Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulsel.
Ruangan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulsel diisi para ASN.
Pantauan Tribun-Timur.com, ASN kompak memakai Pakian Dinas Harian (PDH) berwarna khaki di hari pertama kerja.
Pejabat eselon II ikut rapat tertutup bersama Gubernur Andi Sudirman Sulaiman di Rujab Gubernur Sulsel.
Sementara pejabat lainnya, menjalankan tugas dari Kantor Gubernur Sulsel.
Parkiran kantor Gubernur Sulsel juga sudah ramai kendaraan.
Baca juga: Gaji 13 Gimana? Pemkot Parepare Anggarkan Rp36 Miliar untuk TPP ASN Cair Tahun 2026
Baik itu di gedung utama Kantor Gubernur, maupun depan gedung Bappelitbangda hingga Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.
Di siang hari, Beberapa ASN nampak santai duduk-duduk di taman bagian tengah Kantor Gubernur Sulsel.
Ada juga ASN yang silih berganti membawa berkas di lobby utama.
"Alhamdulillah saat ini untuk ASN Pemprov kondisi yang masuk pada hari pertama sebanyak 99 persen.Sisanya sebesar 1 persen itu ada yang sakit dan ada juga yang mengambil cuti tahunan di 2026," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Erwin Sodding di Kantor Gubernur Sulsel.
Erwin Sodding mengaku tingkat kehadiran ASN tinggi di hari pertama kerja.
Meski tak merinci jumlahnya, ASN yang terlambat akan dikenakan pemotongan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).
"Yang ada hanya keterlambatan dalam masuk kantor. ASN yang terlambat masuk kantor sanksinya adalah diberikan pemotongan TPP," ujar Erwin Sodding.
| Sosok 5 Ketua DPD II Golkar Belum Dukung Munafri jadi Ketua DPD I, 19 Sudah Fix |
|
|---|
| Daftar 5 DPD II Golkar Kabupaten Belum Nyatakan Siap Jelang Musda Golkar Sulsel |
|
|---|
| BPS: Inflasi Sulsel Desember 2025 Capai 0,49 Persen, Secara Tahunan 2,84 Persen |
|
|---|
| Daftar 19 DPD II Golkar Kabupaten/Kota Pendukung Munafri Arifuddin |
|
|---|
| Bukan Pendekatan Personal, 18 Jabatan Lowong Pemprov Sulsel akan Diisi Pakai Cara Lain |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260105-Erwin-Sodding.jpg)