Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kadin Sulsel Puji Proyek Multiyears Rp3,7 Triliun Pemprov Sulsel

Kadin Sulsel puji proyek multiyears Rp3,7 triliun. Infrastruktur, irigasi, dan rumah sakit dorong ekonomi dan pelayanan publik.

|
Penulis: Rudi Salam | Editor: Sukmawati Ibrahim
Rudi Salam/Tribun Timur
PEMBANGUNAN DAERAH - Wakil Ketua Umum Kadin Sulsel, Satriya Madjid sambutan dalam Rakerda ke IV IWAPI DPD Sulsel di Hotel Horison Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Selasa (2/9/2025).Kadin Sulsel memuji target pembangunan yang akan menjadi fokus Pemprov Sulsel. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Selatan memuji capaian strategis dan target pembangunan Pemprov Sulsel.

Salah satunya peluncuran Multiyears Project (MYP) 2025–2027 dalam rapat paripurna DPRD Sulsel di Ruang Pola Kantor Gubernur, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Minggu (19/10/2025).

Pemprov Sulsel mengalokasikan Rp3,7 triliun untuk tiga proyek besar selama tiga tahun ke depan.

Pertama, Rp2,5 triliun untuk perbaikan dan pembangunan jalan provinsi sepanjang lebih dari 1.000 kilometer di berbagai kabupaten/kota.

Kedua, Rp764 miliar untuk pembangunan jaringan irigasi baru seluas 54.000 hektare.

Ketiga, Rp500 miliar untuk pembangunan dua rumah sakit regional di Luwu Raya dan Kabupaten Gowa.

Wakil Ketua Umum Kadin Sulsel Satriya Madjid mengapresiasi langkah Pemprov Sulsel mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dengan melibatkan pelaku usaha lokal.

“Dari lima paket ruas jalan senilai Rp2,5 triliun yang dianggarkan dalam MYP, perencanaan dan pengawasannya sudah dilelang, dan hampir seluruh pemenangnya merupakan putra daerah,” katanya, saat dihubungi Tribun-Timur.com, Senin (20/10/2025).

Satriya menilai hal ini sebagai bentuk kepercayaan terhadap kemampuan konsultan lokal di Sulsel.

Ia berharap tahap konstruksi juga diberikan kepada kontraktor daerah.

“Kami berharap pekerjaan konstruksinya juga bisa dikerjakan oleh kontraktor lokal. Ini sangat membantu pergerakan rantai pasok dan akan menumbuhkan ekonomi di daerah tempat proyek dilaksanakan,” jelasnya.

Selain proyek jalan, dua sektor lain yang menjadi prioritas pembangunan di Sulsel adalah irigasi dan rumah sakit.

Satriya berharap proyek tersebut membuka peluang kerja lebih luas bagi pelaku usaha lokal.

Jika proyek irigasi dan rumah sakit juga dikerjakan kontraktor daerah, rantai pasok ekonomi bisa bergerak di seluruh wilayah Sulsel.

Satriya menegaskan, dampak proyek strategis akan terasa langsung bagi masyarakat.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved