Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Berita Viral

Geger Pengobatan dengan Mantra Tak Senonoh, Dukun di Sinjai Minta Maaf

Dukun Risal mengajarkan mantra kepada sejumlah ibu-ibu untuk mengatasi tulang ikan yang tersangkut di tenggorokan.

Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Muh Ainun Taqwa
DUKUN VIRAL - Dukun Sinjai yang sempat viral Risal saat ditemui di rumahnya di Desa Era Baru, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai (1/4/2026). Risal menyampaikan permohonan maaf usai videonya beredar 

Menurutnya, metode pengobatan yang dilakukan beragam, mulai dari menggunakan air, bawang merah, hingga ritual mandi, disertai pembacaan mantra.

Ia juga mengklaim sebagian besar pasien yang datang mengalami penyakit nonmedis.

Meski demikian, beberapa pasien disebut datang dengan keluhan medis seperti sakit lambung, sakit kepala, dan pusing.

“Pengobatan yang kita lakukan untuk medis dan non medis,” ujarnya. 

Ia juga mengaku sering menerima pesan ucapan terima kasih dari pasien yang merasa terbantu setelah menjalani pengobatan.

“Bahkan salah satu pasien asal Makassar memberikan klarifikasi karena merasa bersyukur telah sembuh dari penyakit gula,” katanya. 

Proses pengobatan biasanya dilakukan mulai pukul 11.00 Wita hingga selesai.

Risal ungkap dirinya kerap mengalami efek samping setelah melakukan pengobatan, terutama untuk kasus yang dianggap nonmedis.

“Saya sering mengalami mimpi aneh hingga gangguan saat beristirahat,” katanya.

Ia menceritakan pengalaman saat mengobati pasien dari Parepare.

“Saya mendengar suara batu di atap rumah, rumah bergoyang, hingga suara bayi menangis pada malam hari,” ujarnya. 

Ketua I MUI Sinjai, Fadhlullah Marzuki, mengatakan konten tersebut tidak pantas dan tidak seharusnya disebarluaskan di ruang publik. 

“Yang disampaikan dalam video tersebut tidak etis, apalagi mengaitkan asma Allah dengan kata-kata yang tidak senonoh. Hal seperti ini tidak dibenarkan,” kata Fadhlullah kepada Tribun-Timur, Selasa (31/3/2026).

Ia menyebut praktik yang ditampilkan dalam video tersebut telah menyimpang dari ajaran Islam dan berpotensi melanggar syariat.

Fadhlullah mengungkapkan, setelah video tersebut viral, yang bersangkutan telah mendatangi pihaknya untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved