DDI As-Salman Sidrap Buka Pendaftaran Santri Baru, Pertahankan Tradisi Kitab Kuning
Ponpes DDI As-Salman berupaya menjaga tradisi keilmuan Islam sembari menyesuaikan diri kebutuhan zaman
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Ari Maryadi
Ringkasan Berita:
- Di tengah perkembangan pendidikan modern, Pondok Pesantren DDI As-Salman tetap menjaga metode pembelajaran klasik
- Hal tersebut sejalan dengan visi Darud Dak’wah Wal Irsyad (DDI) yakni membentuk santri yang berakhlak mulia, cerdas, dan bertakwa kepada Allah SWT
TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP — Tradisi pembelajaran kitab kuning masih menjadi salah satu ciri khas yang dipertahankan Pondok Pesantren DDI As-Salman hingga saat ini.
Di tengah perkembangan pendidikan modern, pesantren tersebut tetap menjaga metode pembelajaran klasik.
Hal tersebut sejalan dengan visi Darud Dak’wah Wal Irsyad (DDI) yakni membentuk santri yang berakhlak mulia, cerdas, dan bertakwa kepada Allah SWT.
Mengembangkan Trilogi DDI, yakni memantapkan akidah, mengembangkan ilmu pengetahuan, dan memperbanyak amal ibadah.
Hal tersebut juga bagian dari upaya melahirkan generasi santri yang memahami Al-Qur'an sekaligus menguasai khazanah keilmuan Islam.
Pondok Pesantren DDI As-Salman berada di Kelurahan Allakkuang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap.
Pesantren tersebut selama bertahun-tahun dikenal sebagai lembaga pendidikan yang memadukan pendidikan formal, pendidikan kepesantrenan, serta pembinaan karakter santri.
Di bawah kepemimpinan Prof. Dr. KH. Kaswad Sartono, pesantren terus berupaya menjaga tradisi keilmuan Islam sembari menyesuaikan diri dengan kebutuhan zaman.
Saat ini, Pondok Pesantren DDI As-Salman membuka penerimaan santri baru Tahun Ajaran 2026/2027.
Pendaftaran gelombang pertama berlangsung hingga 19 Juni 2026.
Sementara gelombang kedua dibuka pada 29 Juni hingga 4 Juli 2026.
Para santri baru dijadwalkan mulai masuk pondok pada 12 Juli mendatang.
Orang tua yang ingin mendaftarkan putra-putrinya dapat mengakses laman psb.ddiassalman.sch.id.
Biaya pembangunan ditetapkan sebesar Rp2,5 juta.
| Di Tengah Gelombang Demo Nasional, Sidrap Masih Kondusif |
|
|---|
| Ganra FC Soppeng Kalah WO, Bone FC Melaju ke 16 Besar Sidrap Cup Tanpa Bertanding |
|
|---|
| Pemain PSM Makassar, PSIM hingga Borneo FC Merumput di Sidrap Cup |
|
|---|
| Harga Emas Batangan Galeri 24 Turun, Pegadaian Sidrap: Besok Bisa Naik Lagi |
|
|---|
| SMP Negeri 1 Pangsid Jadi Sekolah Favorit di Sidrap, 320 Siswa Baru Isi 10 Rombel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260615-Pembina-Pondok-Pesantren-DDI-As-Salman.jpg)