Syaharuddin Alrif Jemput Dukungan KKP, Usung Pengembangan Mina Padi dan Restocking Danau
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat posisi Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP — Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif membawa sejumlah program prioritas sektor perikanan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Jakarta.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat posisi Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Dalam kunjungan kerja itu, Syaharuddin didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap, Ahmad Dollah.
Rombongan diterima oleh Direktur Ikan Air Payau Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) KKP RI, Fernando Jongguran Simanjuntak.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.
Tujuannya adalah mendukung percepatan swasembada pangan nasional melalui penguatan sektor perikanan.
Syaharuddin mengatakan, pembangunan sektor pangan di Sidrap tidak hanya bertumpu pada produksi beras.
Pemerintah daerah juga memberi perhatian pada pemenuhan kebutuhan protein hewani melalui pengembangan sektor perikanan.
Menurutnya, potensi perikanan di Sidrap masih sangat besar dan perlu terus dikembangkan.
Karena itu, Pemkab Sidrap mengusulkan sejumlah program prioritas untuk dikolaborasikan bersama KKP RI.
Program tersebut meliputi pengembangan budidaya kolam ikan dan program mina padi untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian masyarakat.
Program mina padi adalah sistem pertanian terpadu yang menggabungkan budi daya tanaman padi dan pemeliharaan ikan air tawar secara bersamaan dalam satu petak lahan sawah.
Pemkab Sidrap mengusulkan pengelolaan danau melalui kegiatan restocking atau penebaran benih ikan.
Program itu bertujuan menjaga keberlanjutan sumber daya perairan sekaligus meningkatkan populasi ikan di perairan umum.
Pemkab Sidrap juga mengusulkan pengembangan sistem budidaya bioflok tematik yang dinilai lebih efisien dalam penggunaan lahan.
Tak hanya itu, embung-embung yang ada di daerah diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai sumber air utama untuk mendukung budidaya ikan air tawar.
Syaharuddin berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan melalui alokasi program dan anggaran.
Dukungan tersebut dinilai penting untuk mempercepat pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Sidrap.
“Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan melalui alokasi program dan anggaran, termasuk pemeliharaan dan pengembangan fasilitas Balai Benih Ikan (BBI) melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari APBN,” kata Syaharuddin saat berada di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di Jakarta, Senin (8/6/2026).
Direktur Ikan Air Payau DJPB KKP RI, Fernando Jongguran Simanjuntak, menyambut baik berbagai usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Sidrap.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat terus diperkuat.
“Kolaborasi ini sangat baik dan berpotensi meningkatkan produksi perikanan daerah agar kemajuan daerah juga semakin meningkat,” katanya.
Selain memperkuat ketahanan pangan nasional, pengembangan sektor perikanan juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sidrap. (*)
Laporan ReporterSidrap: Hardiyanti Kamaluddin
| Program Electrifying Agriculture PLN Bantu Petani Sidrap Pangkas Biaya Operasional |
|
|---|
| Diperkuat 2 Pemain PSM Makassar, Asa FC Pesta Gol 5-0 Lawan Panggolo Karuen FC di Sidrap Cup |
|
|---|
| Jersey Argentina Jadi Incaran Remaja Sidrap |
|
|---|
| Jembatan Garuda Merah Putih di Kanie Sidrap Dikebut, Kini Tahap Perakitan Besi |
|
|---|
| Polres Sidrap Berbagi, Sembako Diantar Langsung ke Rumah Warga Kurang Mampu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Bupati-Sidrap-Syaharuddin-Alrif-1-962026.jpg)