Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif di Depan Dandim: Saya Lulusan Akmil 2025

Bupati Sidrap (Sidenreng Rappang), Syaharuddin Alrif (45), melontarkan pengakuan soal dirinya lulusan Akmil

|
Editor: Edi Sumardi
Tribun-timur.com/DOK PRIBADI
SERAGAM RETRET - Momen Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif saat mengenakan seragam loreng Komponen Cadangan (Komcad) TNI saat mengikuti retret di kampus Akmil, Magelang, Jawa Tengah, Februari 2025. Syahruddin pun berkelakar jika retret turut menjadikannya sebagai "lulusan" atau "abituren" Akmil. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Bupati Sidrap (Sidenreng Rappang), Syaharuddin Alrif (45), melontarkan pengakuan yang sontak memancing tawa.

Di hadapan Komandan Kodim 1420/Sidrap, Letkol Inf Andi Zulhakim Asdar, ia menyebut dirinya sebagai “abituren” Akademi Militer (Akmil).

“Saya Akmil 2025,” ucap Syaharuddin santai, Rabu (7/1/2026).

Pernyataan itu terlontar saat Syaharuddin menerima kunjungan Zulhakim, perwira menengah TNI AD abituren Akmil 2004 yang baru sebulan menjabat sebagai Dandim 1420/Sidrap.

Namun, klaim Syaharuddin sebagai lulusan sekolah kedinasan di bawah Kementerian Pertahanan RI itu tak lebih dari sebuah kelakar yang mencairkan suasana pertemuan.

Siang itu, dua pemimpin yang sama-sama “baru” di Sidrap bertemu sebagai sesama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di Kantor Bupati Sidrap, kawasan Harapan Baru, Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Sulawesi Selatan.

Jika Zulhakim baru satu bulan mengemban tugas sebagai Dandim, Syaharuddin pun masih terbilang segar memimpin daerah, 11 bulan menjabat sebagai bupati.

Per Februari 2026, Syaharuddin genap setahun mengemban amanah sebagai bupati ke-10 di kabupaten yang dijuluki “Bumi Nene Mallomo”. 

Ia dilantik bersama Nurkanaah sebagai Wakil Bupati Sidrap pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Sehari berselang, keduanya langsung mengikuti retret kepala daerah se-Indonesia di kampus Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Dari pengalaman itulah, Syaharuddin berseloroh menyematkan status “abituren” Akmil pada dirinya meski hanya sebatas peserta retret, bukan taruna militer.

Candaan itu disambut tawa Zulhakim.

Di ruang kerja Syaharuddin, kenangan momen digembleng di Akmil terpajang jelas.

Sebuah foto memperlihatkan dirinya mengenakan seragam loreng Komponen Cadangan (Komcad) TNI saat mengikuti retret.

Di sisi lain, terpajang pula foto saat ia bersalaman dengan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka usai pelantika, simbol awal perjalanan kepemimpinannya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved