Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pemkab Sidrap

Bupati: Perputaran Uang Makan Bergizi Gratis di Sidrap Rp 300 Miliar Per Tahun

Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus mempercepat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Humas Setda Sidrap | Editor: Edi Sumardi
HUMAS SETDA SIDRAP
RAKOR MBG - Bupati Sidrap, H Syaharuddin Alrif saat menghadiri Rapat Koordinasi Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kantor Bupati Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Sulsel, Selasa (21/10/2025). Pemkab Sidrap mempercepat pelaksanaan program MBG sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mendorong ekonomi lokal. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus mempercepat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat dan mendorong ekonomi lokal.

Hingga Oktober 2025, tercatat 12 Satuan Pelaksana Program Pangan dan Gizi (SPPG) telah beroperasi, dari total 30 unit yang ditargetkan rampung pada akhir tahun.

Capaian tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Satgas Makan Bergizi Gratis yang dipimpin Bupati Sidrap H Syaharuddin Alrif di Kantor Bupati Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, Sulsel, Selasa (21/10/2025).

Rapat dihadiri Wakil Bupati Nurkanaah, Ketua TP PKK Haslindah Syaharuddin, Ketua DPRD Takyuddin Masse, Kapolres AKBP Fantry Taherong, Pasi Ops Kodim 1420 Kapten Cpl Junarman, Sekda Andi Rahmat Saleh, serta perwakilan Kejari Sidrap Wiriawan Batara Kencana.

“Target kita ada 30 SPPG dan sudah berjalan 12. Kami optimistis seluruhnya tuntas Desember 2025,” ujar Bupati Syaharuddin.

Ia menjelaskan, program MBG tidak hanya berfokus pada pemberian makanan bergizi bagi anak-anak, ibu hamil, dan kelompok rentan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal melalui pemanfaatan komoditas pangan hasil daerah.

“Sidrap punya keunggulan di beras, sayur, ikan, dan telur. Jadi pemenuhan bahan pangan bisa dari petani dan pelaku usaha lokal. Perputaran uang MBG di Sidrap mencapai sekitar Rp300 miliar per tahun,” ungkapnya.

Syaharuddin juga menegaskan, pengawasan terhadap pelaksana SPPG akan diperketat agar tidak terjadi penyimpangan.

“Saya tidak ingin ada SPPG bermasalah seperti di daerah lain. Bila ditemukan pelaksana yang tidak profesional, akan langsung dinonaktifkan,” tegasnya.

Ia meminta seluruh SPPG menjangkau wilayah pedalaman yang paling membutuhkan bantuan gizi, bukan hanya lokasi yang mudah diakses.

“Semua sekolah harus terlayani. Jangan hanya yang dekat, tapi juga daerah yang sulit dijangkau karena mereka justru paling membutuhkan,” katanya.

Sekda Sidrap Andi Rahmat Saleh menambahkan, program MBG di Sidrap merupakan tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri terkait administrasi dan kesiapan lahan pembangunan satuan layanan.

“Forum ini menjadi ruang evaluasi dan solusi atas kendala di lapangan agar pelaksanaan MBG semakin baik,” ujarnya.

Koordinator SPPG Sidrap, Ismail, melaporkan, 12 unit SPPG yang telah beroperasi tersebar di berbagai kecamatan, di antaranya Yayasan Nafis Hakim Berkah (Maritengngae), Yayasan Bunayya Abu Afnan Al Mandiri (Watang Pulu), Yayasan Maha Karya Bersinar (Baranti), dan Yayasan Muammar Gandi Tunas Bangsa (Panca Rijang).

Pemkab Sidrap menargetkan seluruh 30 SPPG aktif sebelum akhir tahun, sekaligus memastikan program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan ekonomi daerah.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved