Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kronologi Nelayan di Selayar Temukan Lelaki Tak Bernyawa di Pantai Laja'a

Senter yang ia gunakan mencari ikan justru tertuju pada benda mencurigakan sekitar 15 meter dari bibir pantai. 

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/ist
TANPA IDENTITAS - Evakuasi jenazah di Pantai Laja’a, Desa Lamantu, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar pada Minggu (15/2/2026). Jenazah ditemukan tak miliki identitas. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang laki-laki ditemukan meninggal dunia di Pantai Laja’a, Desa Lamantu, Kecamatan Pasimarannu, Kepulauan Selayar, Minggu (15/2/2026). 
  • Korban pertama kali ditemukan nelayan Sahrullah (42) saat mencari ikan di pesisir pantai. 
  • Ia curiga setelah sorot senternya mengarah ke benda mencurigakan sekitar 15 meter dari bibir pantai. 
  • Setelah didekati, ternyata seorang pria dalam kondisi sudah meninggal dunia. 

TRIBUNSELAYAR.COM, PASSIMARANNU - Seorang laki-laki ditemukan meninggal di Pantai Laja’a, Desa Lamantu, Kecamatan Pasimarannu, Kepulauan Selayar, Minggu (15/2/2026).

Ia ditemukan oleh nelayan Sahrullah (42) warga Dusun Tuggua, Desa Lamantu.

Sahrullah menemukan laki-laki tergeletak saat sedang mencari ikan di pesisir pantai. 

Senter yang ia gunakan mencari ikan justru tertuju pada benda mencurigakan sekitar 15 meter dari bibir pantai. 

Karena penasaran, ia mencoba mendekatinya.

Sahrullah kaget saat melihat laki-laki dalam keadaan meninggal dunia.

Ia kemudian melaporkannya ke warga. 

Baca juga: Polisi Selayar Angkat Sampah Kiriman di Pantai Benteng

Selanjutnya aparat desa melaporkan ke Polsek Pasimarannu.

Kapolsek Pasimarannu, Iptu Hasan, mengatakan setelah menerima laporan, ia berkoordinasi dengan Kepala Desa Lamantu, Koramil 03 Pasimarannu, Kepala Puskesmas dan masyarakat setempat.

“Kami mengevakuasi jenzah itu ke Puskesmas Pasimarannu untuk pemeriksaan lebih lanjut setelah terima laporan dari warga,” kata Iptu Hasan.

Tinggi badan sekitar 156 cm.

Polisi sulit mengamati ciri fisik karena  kondisi sudah membengkak dan tidak mengenakan pakaian dan tanpa identitas.

Secara kasat mata tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan khusus. 

Polisi juga melakukan pendalaman dan menunggu kemungkinan adanya laporan orang hilang dari masyarakat. 

"Kami mengimbau kepada warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke Polsek Pasimarannu atau Polres Kepulauan Selayar untuk membantu proses identifikasi,” jelas IPTU Hasan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved