Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pengusaha Sulsel Yakin Bisnis Properti ‘Cerah’ di Tahun 2026

Aswan Saleh, mengatakan tahun 2026 menjadi momentum kebangkitan sektor properti setelah fase penyesuaian kebijakan pada tahun-tahun sebelumnya

Tayang:
Penulis: Rudi Salam | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Rudi Salam
BISNIS PROPERTI - Residential Sales Manager KALLA Land, Rusli (kiri), Direktur PT Jaya Amerta Megah Properti, Alfriedyus Pongbatu (tengah), dan General Manager Patiarase Putra Property, Aswan Saleh (kanan). Pengembang di Sulsel optimis bisnis properti menggeliat di tahun 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Pengembang atau developer perumahan di Sulawesi Selatan Sulsel memprediksi industri properti ‘cerah’ pada tahun 2026
  • Aswan Saleh, mengatakan tahun 2026 menjadi momentum kebangkitan sektor properti setelah fase penyesuaian kebijakan pada tahun-tahun sebelumnya
  • Ia menilai, pada 2025 pemerintah masih berada dalam tahap meraba dan menyesuaikan berbagai kebijakan strategis

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengembang atau developer perumahan di Sulawesi Selatan (Sulsel) memprediksi industri properti ‘cerah’ pada tahun 2026. 

Optimisme tersebut didasarkan pada hasil analisa internal perusahaan hingga kondisi ekonomi dan stabilitas pemerintahan ke depan yang kian membaik.

General Manager Patiarase Putra Property, Aswan Saleh, mengatakan tahun 2026 menjadi momentum kebangkitan sektor properti setelah fase penyesuaian kebijakan pada tahun-tahun sebelumnya.

Ia menilai, pada 2025 pemerintah masih berada dalam tahap meraba dan menyesuaikan berbagai kebijakan strategis.

“Untuk tahun 2026, kami sudah melakukan analisa, harusnya kondisinya lebih baik dari tahun ini,” kata Aswan di Makassar, kepada Tribun-Timur.com, Senin (29/12/2025).

Aswan menjelaskan, karakteristik pasar di Sulsel dinilai unik dibandingkan daerah lain, khususnya Jakarta.

Dari sisi gaya hidup, masyarakat Sulsel cenderung menjadikan properti sebagai pilihan utama investasi.

“Kami melihat kalau masyarakat punya dana lebih, mereka cenderung langsung mengalokasikannya ke properti. Ini yang membuat kami cukup optimistis dengan prospek pasar properti di Sulsel ke depan,” jelas Aswan.

Menyambut 2026, pihaknya berharap pemerintah melanjutkan kebijakan pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Menurutnya, stimulus tersebut memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap daya beli masyarakat.

“Semoga kebijakan Free PPN bisa dilanjutkan di 2026. Pengaruhnya besar sekali. Stimulus dari pemerintah ini sangat membantu dan mendorong minat masyarakat untuk membeli properti,” katanya.

Direktur PT Jaya Amerta Megah Properti, Alfriedyus Pongbatu, juga optimis bisnis properti 2026 semakin menggeliat.

Hal itu didasari properti yang merupakan kebutuhan pokok dan tidak ada matinya.

Ditambah dengan Gen Z dan Milenial makin melek investasi, salah satunya sektor properti.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved