Sensus Ekonomi 2026
Sensus Ekonomi 2026 di Pinrang, 383 Petugas Siap Datangi Seluruh Rumah dan Tempat Usaha
Irwan Hamid menegaskan pentingnya data akurat sebagai dasar utama pengambilan kebijakan pembangunan daerah.
Penulis: Moh Faizal Lupphy S | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Bupati Pinrang Irwan Hamid mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati, Jalan Bintang, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.
Pencanangan strategis ini bersamaan dengan upacara Hari Kesadaran Nasional pada Rabu (17/6/2026).
Irwan Hamid menegaskan pentingnya data akurat sebagai dasar utama pengambilan kebijakan pembangunan daerah.
"Data dari lapangan menjadi dasar kuat dalam setiap pengambilan kebijakan pemerintah," ujar Irwan Hamid.
Ia juga meminta seluruh elemen masyarakat untuk membantu menyukseskan pendataan ekonomi nasional tersebut.
Kepala BPS Pinrang Muh Husri Harta Saham menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal agenda nasional ini.
Pihak BPS mengonfirmasi jadwal pelaksanaan sensus berlangsung sejak Juni hingga akhir Agustus 2026.
"Sensus ekonomi ini merupakan kegiatan prioritas nasional yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali," kata Husri saat ditemui Tribun-Timur.com di Kantornya, Jalan Andi Isa.
BPS Pinrang menerjunkan sebanyak 383 petugas lapangan yang tersebar di seluruh wilayah administrasi.
Seluruh personel pendataan merupakan warga lokal yang berasal dari desa-desa di Kabupaten Pinrang.
Sebelum turun ke lapangan, ratusan petugas tersebut wajib mengikuti pelatihan intensif selama tiga hari.
"Petugas dibekali pelatihan konsep, definisi, teknik wawancara, hingga penggunaan aplikasi sistem," jelas Husri.
BPS Pinrang telah melakukan audiensi intensif bersama pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan.
Sosialisasi khusus juga menyasar para pelaku usaha dan aparat pemerintah di tingkat bawah.
Langkah ini bertujuan mengantisipasi adanya pelaku usaha yang menutup diri saat proses pendataan.
BPS Pinrang menyiapkan strategi inovatif berupa pengisian data kolektif bagi para pengusaha sibuk.
Program tersebut dinamakan Ngisi Bareng atau disingkat Ngibar bersama tim pendamping ahli BPS.
"Kami sudah melaksanakan enam kali kegiatan Ngibar untuk mengidentifikasi perusahaan hingga sektor UMKM," tambahnya.
Sensus ekonomi bersifat menyeluruh sehingga petugas akan mengunjungi seluruh populasi tanpa terkecuali.
Petugas dipastikan mendatangi semua rumah tangga dan tempat dunia usaha di Kabupaten Pinrang.
Husri mengimbau masyarakat untuk tidak takut atau ragu dalam menyambut kedatangan petugas sensus.
"Jangan takut karena petugas kami dilengkapi rompi khusus, papan nama, dan surat tugas resmi," tegasnya.
BPS sangat mengharapkan sinergi nyata dari seluruh aparat desa dan kelurahan setempat.
Aparat desa diharapkan mengumumkan agenda sensus melalui media sosial atau mimbar masjid saat Jumatan.
"Kami berharap warga memberikan keterangan yang jujur dan benar kepada petugas kami," kunci Husri.
Laporan wartawan Tribun-Timur.com/Moh Faizal Lupphy S.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/SENSUS-EKONOMI-Kepala-BPS-Pinrang-Muh-Husri-Harta-Saham.jpg)