Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Respon Bulog Pinrang Setelah Bill Gates Pimpin Massa HMI Demo Penyaluran Beras Rusak

Koordinator Aksi HMI Cabang Pinrang Bill Gates menyatakan demonstrasi ini berawal dari laporan berkali-kali masyarakat.

Tayang:
Penulis: Moh Faizal Lupphy S | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Moh Faizal Lupphy S
BERAS BULOG - HMI Cabang Pinrang menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bulog Pinrang, Jln Jenderal Sudirman, Maccorawalie, Kecamatan Watang Sawitto, Selasa (2/6/2026). Pimpinan Cabang Bulog Pinrang (Baju Biru Tua sedang pegang toa), berjanji melakukan evaluasi internal terkait operasional gudang yang menyalurkan komoditas. 

Setiap keluarga penerima manfaat menerima jatah beras sebanyak 10 hingga 20 kilogram.

"Itu menggunakan APBN, sehingga jika ada penyimpangan di situ, berpotensi merugikan negara," katanya.

Bill Gates menduga ada potensi tindak pidana korupsi dari anggaran negara tersebut.

HMI menganalisis bahwa masalah ini bukan sekadar kelalaian biasa dari para petugas.

Pihak pimpinan cabang Bulog sempat berdalih bahwa temuan lapangan merupakan human error.

Namun, HMI menolak alasan itu karena ada 300 lebih karung tidak layak.

"Kami menganggap adanya dugaan kelalaian secara berstruktur di sana," tegas aktivis mahasiswa itu.

Dari data yang dihimpun Tribun, Bulog Pinrang telah menyalurkan ke 8 Kecamatan dari 12 Kecamatan yang ada di Pinrang.

Kecamatan tersebut diantaranya Batu Lappa, Cempa, Duampanua, Lembang, Mattirobulu, Mattirosompe.

Dugaan kelalaian struktural tersebut disinyalir melibatkan kepala gudang hingga pimpinan cabang Bulog.

Pimpinan Cabang Bulog Pinrang Faizal Jafar langsung menanggapi tuntutan dari para mahasiswa.

Faizal Jafar menerima tuntutan mahasiswa mengenai perbaikan kualitas beras yang disalurkan untuk masyarakat.

Pihak Bulog berjanji melakukan evaluasi internal terkait operasional gudang yang menyalurkan komoditas.

"Metode penyaluran itu kita mengundang seluruh komponen masyarakat dan aparatur sipil negara," jelasnya.

Proses penyaluran melibatkan banyak pihak karena jumlah komoditas yang dikelola sangat besar.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved