Ikon Kota Pinrang Terabaikan, Taman Lasinrang Kumuh
Warna yang sebelumnya mencolok kini berubah kusam dan tidak lagi memberikan kesan sebagai ikon kota.
Pintu masuk ditutup menggunakan seng dan papan kayu bekas, menandakan fasilitas tersebut tidak beroperasi.
Sejumlah pengunjung ditemui di lokasi mengaku kecewa dengan kondisi tersebut.
Mereka menilai Lasinrang Park yang dulu menjadi kebanggaan kini jauh dari kata nyaman.
Salah satunya, Ivan Alamsyah, mengaku sering datang ke lokasi tersebut.
Ia menyayangkan perubahan kondisi taman yang dinilainya semakin menurun.
"Kalau lihat sekarang, rumput tinggi, bangunan kusam. Jadi kesannya tidak terurus lagi," ujarnya di lokasi.
Ia juga menyoroti fasilitas toilet yang tidak dapat digunakan.
Menurutnya, hal tersebut sangat mengganggu kenyamanan pengunjung.
"Kalau toilet ditutup, kami jadi kesulitan. Kadang harus cari tempat lain atau pulang lebih cepat," katanya.
Ivan mengaku khawatir dengan kondisi bangunan yang rusak, terutama plafon yang berpotensi membahayakan pengunjung jika dibiarkan.
"Takutnya ada material jatuh. Ini kan ruang publik, harusnya aman," jelasnya.
Di sisi lain, Pemerhati Pembangunan setempat, Sabaruddin, turut menyoroti kondisi Lasinrang Park.
Ia menilai ikon kota tersebut perlu perhatian serius dari pemerintah daerah.
"Taman Lasinrang ini ikon kota, jadi harusnya dirawat dengan baik," ujarnya.
Ia menyebut kondisi toilet umum saat ini sudah tidak layak digunakan.
| Tak Hanya Hutan Kota, Gerai Koperasi Merah Putih Juga Dibangun di Monumen Suppa Pinrang |
|
|---|
| Kurir di Pinrang Lapor Polisi Usai Dianiaya Konsumen Tak Mau Bayar COD |
|
|---|
| VIDEO: Turnamen Mini Soccer Bulisu Cup 2025 Pinrang |
|
|---|
| VIDEO: Warga Paleleng Demo di Kantor Bupati Pinrang |
|
|---|
| VIDEO: Makanan Bergizi Gratis Ramadan di Pinrang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Lapangan-Lasinrang-pinrang-2026-6.jpg)