Murid SD di Pinrang Diduga Dibully Hingga Luka Lebam, Orangtua Korban: Anak Saya Trauma Berat
Murid SD Islam Terpadu Al-Insan Pinrang, berinisial A mengalami luka di bagian leher setelah mendapat kekerasan yang dilakukan teman sekolahnya itu.
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Alfian
Ringkasan Berita:
- Korban berinisial A berusia 7 tahun bersekolah di SD Islam Terpadu AI-Insan Pinrang, Sulawesi Selatan.
- Ketua Yayasan SD Islam Terpadu Al-Insan, Erwin mengatakan, pihaknya memang sudah mengetahui aksi bullying berujung kekerasan yang dilakukan anak didiknya.
TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Orang tua siswa di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Fadhilah mengaku anaknya berinisial A (7) menjadi korban perundungan hingga berujung kekerasan dari teman sekolahnya.
Anak Fadhilah bersekolah di SD Islam Terpadu AI-Insan Pinrang, Sulawesi Selatan.
Akibatnya, A mengalami luka di bagian leher setelah mendapat kekerasan yang dilakukan teman sekolahnya itu.
Saat ditemui Tribun-Timur.com di rumahnya Desa Leppangang, Kecamatan Patampanua, Pinrang, Rabu (26/11/2025), Fadhilah terlihat lemas menjelaskan yang dialami anaknya di sekolah.
Suaranya lemas, sambil menunjukan bukti-bukti foto rontgen luka lebam yang dialami anaknya setelah mendapat kekerasan dari teman sekolahnya.
Sesekali, Fadhilah tak mampu menahan diri hingga mengeluarkan air mata saat menjelaskan kondisi putranya itu.
"Anak ku jadi korban bullying (perundungan) di sekolah, dia juga dianiaya temannya," kata Fadhilah kepada Tribun-Timur.com.
Baca juga: Viral Siswa SMP Disabilitas di Makassar Jadi Sasaran Bully dalam Sekolah, Reaksi Ibu Korban
Fadhilah mengungkapkan, dirinya baru mengetahui anaknya sering menjadi korban bullying di sekolah setelah anaknya mengalami tindakan penganiayaan oleh teman sekolahnya.
Kata dia, putranya dibanting temannya hingga terbentur ke lantai.
"Anak ku dibanting, sempat masuk RS Lasinrang terus dirujuk RS Unhas karena kejadian itu. Sampai sekarang harus kontrol," ungkapnya.
Fadhilah menguatarakan, pihak sekolah sempat memanggil orang tua anak yang melakukan aksi bullying berujung kekerasan fisik itu.
Namun pihak sekolah belum mengambil tindakan atas kejadian tersebut.
Dia menduga, itu dikarenakan orang tua siswa berprofesi anggota polri.
"Tidak ada tindaka sekolah, padahal sudah tahu kejadiannya. Mungkin karena orang tua anak itu anggota polisi," ucapnya.
| 30 Peserta Belajar Jadi MC di PAKI Pinrang, Pemateri Bersertifikat Sekretariat Presiden |
|
|---|
| Pasar Sentral Bumi Lasinrang Makin Semrawut |
|
|---|
| Temukan Celah Keamanan NASA, Siswa SMA Pinrang Ukir Prestasi Internasional |
|
|---|
| 5 Ribu Hektare Sawah di Pinrang Diserang Hama Penggerek Batang, Kementan Turun Tangan |
|
|---|
| Usman Marham Tambah Pendukung Appi, Pengamat Sebut Penghubung DPD II ke DPP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251126-Orangtua-murid-korban-perundungan.jpg)