Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Makan Bergizi Gratis

Tiga Dapur MBG di Sinjai Layani 9 Ribu Siswa

Tiga SPPG di Sinjai layani lebih dari 9 ribu siswa. Program makan bergizi gratis ini mulai berjalan sejak 7 Juli 2025 dan terus berkembang.

Penulis: Muh Ainun Taqwa | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/muh ainun taqwa
MBG - Simulasi makan bergizi gratis di SD Negeri 24 Biringere. Hingga saat ini, tiga SPPG telah beroperasi di Sinjai.    

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan menunjukkan perkembangan positif.

Program inisiatif Presiden Prabowo ini mulai berjalan sejak 7 Juli 2025.

Saat ini, tiga Sentra Penyedia Pangan Gizi (SPPG) telah beroperasi.

Lokasinya berada di Jl Syarif Alqadri, Kelurahan Balangnipa; Jl Halim Perdanakusuma, Kelurahan Lappa; dan Jl Jenderal Sudirman, Kelurahan Biringere.

Hal itu disampaikan Tim Pengawas SPPG, Muh Aliakbar.

“Sekarang sudah tiga dapur yang berjalan,” kata Aliakbar kepada Tribun Timur, Senin (18/8/2025).

Aliakbar yang juga Pasiter Kodim 1424/Sinjai menyebut masing-masing SPPG melayani sekitar 3 ribu siswa dari berbagai sekolah.

“Jika ditotal, lebih dari 9 ribu siswa,” ujarnya.

Ia menambahkan, penambahan SPPG direncanakan pada September 2025.

“Bulan depan ada lagi penambahan di Kecamatan Sinjai Timur, Sinjai Selatan, dan Tellulimpoe,” katanya.

Baca juga: Enam Dapur Gizi Layani 20 Ribu Siswa di Maros

Rencananya, sebanyak 20 SPPG akan beroperasi di Sinjai dan tersebar di sembilan kecamatan.

“Sekarang baru tiga yang aktif. Bila semua beroperasi, jumlahnya mencapai 20 SPPG khusus di Sinjai,” ujarnya.

Terpisah, orang tua siswa, Juliana (46), menilai program MBG sangat bermanfaat bagi kesehatan anak-anak.

"Sebagai orang tua, program ini sangat baik dan bermanfaat karena dampaknya anak-anak begitu luar biasa,” kata warga Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara ini. 

Juliana mengaku sejak program ini berjalan, uang jajan anaknya senilai Rp5 ribu tidak lagi dibelanjakan.

“Uang jajannya Rp5 ribu, itu tidak dibelanjakan,” singkatnya.

Ia berharap program ini terus berlanjut.

“Semoga terus berlanjut,” katanya. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved