Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

SMAN 5 Parepare Jadi Sekolah Unggulan Transformasi 2026

Asrama siswa terletak hanya berjarak sekira 100 meter dari bangunan inti sekolah

Tayang:
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Rachmat Ariadi
SEKOLAH UNGGULAN. Aktivitas siswa SMA 5 Parepare di kantin sekolah tetap belajar, Kamis (4/6/2026). SMAN 5 Parepare menerapkan sistem boarding school atau asrama bagi siswanya. 

Ringkasan Berita:
  • Sekolah yang memiliki luas kurang lebih 2 hektare ini menerapkan sistem sistem asrama atau boarding school bagi siswanya
  • Asrama siswa terletak hanya berjarak sekira 100 meter dari bangunan inti sekolah
  • SMAN 5 Parepare sudah menerapkan sistem boarding school sejak tahun 2005

 

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE -- SMA Negeri 5 Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) terpilih sebagai SMA Unggulan Garuda Transformasi 2026.

Hanya dua sekolah yang terpilih di Sulsel dalam program diinisiasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) ini yakni SMAN 5 Parepare dan SMA Golden Gate Makassar.

Tribun-Timur.com sempat berkunjung di sekolah unggulan yang terletak di Jalan Kelapa Gading, Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare, Kamis (4/6/2026).

Baru memasuki gerbang sekolah, berjejer sejumlah foto siswa SMAN 5 Parepare yang berprestasi terpajang di dinding.

Itu dilakukan pihak sekolah untuk memotivasi untuk terus berprestasi di kancah nasional hingga internasional.

Sekolah yang memiliki luas kurang lebih 2 hektare ini menerapkan sistem sistem asrama atau boarding school bagi siswanya.

Asrama siswa terletak hanya berjarak sekira 100 meter dari bangunan inti sekolah.

SMAN 5 Parepare sudah menerapkan sistem boarding school sejak tahun 2005.

"Jadi sekarang ada sekitar 400 siswa kami di sini, semuanya diasramakan. Sistem asrama ini sudah berlangsung sejak 2005 lalu," kata Kepala SMAN 5 Parepare, Muzakkir Damir kepada Tribun-Timur.com.

Tidak jauh dari lokasi asrama, terletak kantin sekolah terlihat rapih dan bersih.

Sertifikat dari Dinas Kesehatan bagi para juru masak yang terpajang rapi di dinding kantin, menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan makanan untuk siswa dijamin aman dan bermutu.

"MBG (Makan Bergizi Gratis) tidak masuk, karena memang kita sudah menyiapkan tersendiri makanan untuk anak-anak. Jadi ini tempat makan pagi, siang dan makan malam. Kami jamin makanan yang kami siapkan itu bergizi," ucap Muzakkir.

Muzakkir mengungkapkan, seluruh siswa tersebut diwajibkan tinggal di asrama sekolah untuk mengikuti program pembinaan karakter dan akademik secara intensif.

Untuk mendukung proses belajar mengajar dengan kuota penerimaan baru sebanyak 4 rombongan belajar (rombel) tersebut, SMAN 5 didukung oleh kapasitas tenaga pendidik dan kependidikan yang memadai.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved