Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

AJPAR Hadirkan Layanan Kapal Buruh, Pelindo Sebut Layak Jadi Percontohan Nasional

Inovasi tersebut mendapat respons positif dari General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin.

Tayang:
Editor: Ansar
Tribun-timur.com
PELINDO - General Manager (GM) Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin merespons positif kehadiran aplikasi multi layanan AJPAR, yang kini merambah pelabuhan. Ajpar hadir dengan terobosan baru yakni Layanan Kapal Buruh menjadikan perjalanan laut semakin mudah dan praktis, karena pemesanan jasa buruh angkut bisa lebih cepat dan mudah melalui aplikasi. Terobosan Ajpar dinilai layak menjadi pilot project atau percontohan di seluruh pelabuhan di Indonesia. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aplikasi multi layanan AJPAR menghadirkan inovasi baru di sektor kepelabuhanan melalui fitur Layanan Kapal Buruh, yang memungkinkan penumpang memesan jasa buruh angkut secara digital.

Inovasi tersebut mendapat respons positif dari General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin.

Menurutnya, layanan yang mempermudah aktivitas penumpang di pelabuhan itu berpotensi menjadi percontohan bagi pelabuhan lain di Indonesia.

"Terima kasih. Kehadiran AJPAR benar-benar menjadi terobosan. Aplikasi ini cepat dan memudahkan pengguna. Mudah-mudahan ke depan semakin lancar dan bisa menjadi pilot project untuk pelabuhan di Indonesia," kata Iwan.

Melalui fitur Kapal Buruh, penumpang tidak lagi harus mencari buruh angkut secara manual saat tiba di pelabuhan.

Pengguna cukup membuka aplikasi AJPAR, memilih layanan Kapal Buruh, lalu mengisi detail barang, titik penjemputan, dan lokasi tujuan.

Setelah pemesanan dilakukan, buruh angkut yang terdaftar dalam sistem akan menerima order dan membantu mengantarkan barang sesuai kebutuhan pengguna.

Selain lebih praktis, sistem tersebut menawarkan tarif yang transparan dan pembayaran yang dilakukan langsung melalui aplikasi.

Iwan menilai layanan tersebut dapat menjadi solusi pengangkutan barang yang aman, cepat, dan terpercaya di kawasan pelabuhan.

Menurutnya, AJPAR juga patut diapresiasi karena merupakan karya anak bangsa yang lahir dari Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

"Sangat membanggakan karena AJPAR merupakan karya anak bangsa dari Kota Parepare, kota kelahiran BJ Habibie. Karena itu sangat layak untuk didukung dan dikembangkan," ujarnya.

Ia berharap kehadiran teknologi digital seperti AJPAR dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan layanan di pelabuhan.

"AJPAR ini teknologi tepat guna. Kehadirannya diharapkan dapat mengubah persepsi masyarakat dan menghadirkan layanan pelabuhan yang lebih aman, nyaman, dan tertata," tambahnya.

Kepala Divisi Humas AJPAR, Ibrahim Fattah, mengatakan layanan tersebut dirancang untuk membantu menciptakan sistem pelayanan pelabuhan yang lebih tertib sekaligus meningkatkan kenyamanan penumpang.

Menurutnya, sistem digital juga memberikan kesempatan yang lebih adil bagi para buruh angkut karena distribusi pekerjaan dilakukan melalui aplikasi.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved